Kepri  

Deputi I BNPP Nurdin: Perbatasan Harus Jadi Beranda Depan yang Sejahtera, Bukan Beban

Deputi I BNPP, Nurdin saat memberi keterangan pers di Kantor BP2D Provinsi Kepri, Dompak, Senin (29/9/25). Foto: Rudi/Durasi.co.id

TANJUNGPINANG, DURASI.co.id – Perbatasan bukan hanya soal keluar negeri, melainkan juga bagaimana masyarakat di dalam negeri merasakan manfaatnya. Hal itu ditegaskan Deputi I Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Nurdin, usai rapat koordinasi di Kantor BP2D Provinsi Kepri, Dompak, Senin (29/9/2025).

“Kalau dikelola dengan baik, perbatasan tidak menjadi beban, malah bisa membuat masyarakat kita sejahtera,” ujar Nurdin.

Ia menekankan tiga hal penting, yakni penegasan batas negara, pemanfaatan wilayah perbatasan, dan pembangunan kawasan perbatasan.

Masalahnya, masih ada pekerjaan rumah di Kepri, salah satunya segmen batas di Philips yang belum tuntas. Belum lagi persoalan di Laut Natuna Utara, mulai dari sengketa batas hingga pelanggaran di ZEE.

Baca Juga :  Maxim Salurkan BHR hingga Rp2,6 Juta kepada Mitra Pengemudi di Batam

Bagi nelayan, Nurdin meminta agar tidak hanya menjadi pencari ikan.

“Harus naik kelas, menjadi pengusaha perikanan. Gunakan teknologi tangkap modern supaya makin kuat bersaing,” katanya.

Terkait Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Serasan, Nurdin memastikan semua fasilitas di sisi Indonesia sudah siap, hanya tinggal menunggu Malaysia.

“Kalau sudah aktif, PLBN Serasan bisa menjadi motor ekonomi, bukan sekadar pintu masuk,” jelasnya.

Lewat strategi itu, BNPP ingin perbatasan benar-benar menjadi beranda depan Indonesia, maju, aman, dan menyejahterakan. [Rudi]