Dharmasraya Mengutus Mimpi: 20 Ksatria Pendidikan Bertolak Menaklukkan Gerbang PTN Jawa

Peserta bimbel UTBK Dharmasraya berfoto bersama usai pelepasan, Sabtu (4/4/26).

DHARMASRAYA, DURASI.co.id – Selembar tiket keberangkatan pagi ini bukan sekadar kertas, melainkan manifestasi dari ribuan jam belajar dan ketatnya saringan kompetisi.

Di bawah langit Dharmasraya yang sakral, sebuah perjalanan panjang akhirnya mencapai titik tolaknya.

Sabtu (4/4/2026), halaman Kantor Bupati Dharmasraya menjadi saksi bisu pecahnya haru. Dua puluh putra-putri terbaik, para penyintas seleksi ketat yang menyisihkan hampir 1.500 kompetitor dari jenjang SMA/SMK se-Kabupaten, berdiri tegak dengan sorot mata penuh determinasi.

Mereka adalah “Duta Pendidikan” yang terpilih untuk mengemban amanah besar, membawa nama Dharmasraya ke puncak prestasi nasional.

Acara pelepasan peserta bimbingan belajar (bimbel) intensif UTBK bersama BTA Group ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Dharmasraya, Bobby Perdana Riza, didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan. Suasana syahdu menyelimuti saat para orang tua memeluk erat buah hati mereka, pelukan yang mengirimkan sejuta doa dan harapan agar anak-anak mereka mampu menembus gerbang perguruan tinggi negeri (PTN) impian di Pulau Jawa.

Baca Juga :  Bupati Annisa Usulkan Penataan Kawasan Kumuh ke Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman

Angka 20 bukanlah angka kecil jika melihat proses di baliknya. Berdasarkan data Program Beasiswa Dharmasraya Juara, tercatat sekitar 1.483 pendaftar mengikuti rangkaian seleksi awal. Ke-20 siswa ini adalah “emas” yang berhasil melewati saringan mental dan intelektual yang luar biasa.

Pelepasan ini bukan sekadar seremoni formalitas, melainkan simbol estafet perjuangan. Di pundak mereka terpancang cita-cita besar keluarga dan komitmen tinggi Pemerintah Kabupaten Dharmasraya di bawah kepemimpinan Bupati Annisa Suci Ramadhani.

Sebagai lulusan universitas ternama dunia, Bupati yang akrab disapa Caca ini menaruh perhatian besar pada investasi sumber daya manusia sebagai jalan utama mencetak pemimpin masa depan.

Selama dua pekan ke depan, hingga 18 April 2026, Jakarta akan menjadi kawah candradimuka bagi mereka. Bekerja sama dengan BTA Group, lembaga bimbingan belajar legendaris yang berbasis di lingkungan SMA Negeri 8 Jakarta, para siswa akan ditempa dengan standar tinggi. Mereka tidak hanya diasah untuk menaklukkan soal-soal UTBK yang rumit, tetapi juga mentalitas untuk bersaing dengan siswa-siswi terbaik dari seluruh penjuru negeri demi kursi di UI, ITB, UGM, hingga ITS.

Baca Juga :  Wagub Sumbar Buka Bakti Sosial Donor Darah IADB dan UNP

“Langkah kaki yang diiringi restu orang tua dan dukungan penuh pemerintah adalah kombinasi doa yang paling mustajab,” ungkap Bobby Perdana Riza dalam sambutannya yang menyentuh.

Ia berpesan agar para siswa tetap menjaga adab, menjaga nama baik daerah, dan fokus menyerap ilmu sebanyak-banyaknya.

Pendidikan bukan sekadar mengisi wadah, melainkan menyalakan api.

Hari ini, bus yang membawa mereka mungkin hanya membawa dua puluh raga, namun di dalamnya ada ribuan doa dan masa depan Dharmasraya yang sedang dipertaruhkan.

Selamat berjuang, para juara! Pergilah dengan ambisi, pulanglah dengan prestasi. Publik Dharmasraya menanti kepulangan kalian sebagai mahasiswa di kampus-kampus terbaik Indonesia, membawa kabar kemenangan yang akan menjadi inspirasi bagi generasi selanjutnya.

Baca Juga :  Kelangkaan LPG 3 Kg, Bupati Dharmasraya Terbitkan SE HET dan Distribusi

Hari ini kalian berangkat sebagai duta daerah, esok kalian akan kembali sebagai pemimpin bangsa. [rb]