Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumut Pamerkan Berbagai Tanaman Varietas Unggul di PRSU

Redaksi Durasi
Stan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumut di PRSU. (Foto: Nababan/Durasi.co.id)

MEDAN, DURASI.co.id – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumatera Utara memamerkan berbagai tanaman varietas unggul dalam Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50. Salah satu tanaman yang dipamerkan adalah kentang varietas Granola.

Menurut Ade Irma Nasution dan Destina Nasution, pegawai di instansi tersebut, kentang varietas Granola memiliki ukuran buah lebih besar, berwarna kekuning-kuningan, dan berdaging lembut.

“Cocok untuk sop dan dibuat perkedel,” ujar Ade Irma, Selasa (28/7/2026).

Kentang tersebut diproduksi oleh petani di Kuta Gadung, Kabupaten Karo, di bawah pengawasan UPTD Benih Induk Hortikultura Kuta Gadung, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara.

Dia menyebutkan, kentang tersebut ditanam di lahan milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Hasil panennya juga telah dijual ke berbagai daerah.

Baca Juga :  Transparansi Dana BOS di SMPN 1 Lolofitu Moi Dipertanyakan, Warga Desak Audit

Selain kentang, tanaman yang dipamerkan antara lain bawang merah dan ubi jalar. Sementara itu, Balai Benih Induk Palawija Tanjung Selamat memamerkan kacang hijau, kedelai, jagung, dan kacang tanah hasil produksi balai tersebut yang memiliki lahan seluas 19 hektare.

“Untuk hasil panen tentunya dijual kepada masyarakat melalui pedagang,” imbuh Destina.

Khusus bibit padi, varietas yang dipamerkan adalah Inpari 32. Menurut keduanya, varietas tersebut merupakan bibit padi unggul yang tahan terhadap penyakit dan tidak mudah rebah.

Bibit tersebut kini banyak diproduksi oleh para petani dan diperdagangkan.

Keunggulan padi Inpari 32 HDB meliputi potensi hasil panen yang tinggi, ketahanan terhadap penyakit hawar daun bakteri (HDB), serta kualitas nasi yang pulen.

Baca Juga :  Gubernur Kepri dan Menko Luhut Bahas Penambahan Investasi Rp30 Triliun di KEK Galang Batang

Varietas padi inbrida keluaran Kementerian Pertanian ini banyak dipilih petani karena memiliki produktivitas yang stabil. [Nababan]