Dispendikbud Kabupaten Madiun Gelar Lomba Tartil dan Qiro’ah Tingkat Kecamatan

Lomba tartil dan qiro’ah tingkat kecamatan untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) yang digelar Dispendikbud Kabupaten Madiun di Gedung PGRI, Senin (10/11/25). Foto: Rofi-Durasi.co.id

MADIUN, DURASI.co.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun menggelar lomba tartil dan qiro’ah tingkat kecamatan jenjang Sekolah Dasar (SD), Senin (10/11/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung PGRI Kabupaten Madiun ini diikuti 244 peserta dari dua kecamatan, yakni Kecamatan Wonoasri 68 peserta dan Kecamatan Saradan 176 peserta.

Andi Siswanto, salah satu guru Pendidikan Agama Islam di Kecamatan Wonoasri, menjelaskan bahwa setiap sekolah di wilayahnya mengirimkan empat siswa untuk mengikuti lomba tersebut.

Lomba tartil dan qiro’ah tingkat kecamatan untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) yang digelar Dispendikbud Kabupaten Madiun di Gedung PGRI, Senin (10/11/25). Foto: Rofi-Durasi.co.id

“Untuk Kecamatan Wonoasri ada sekitar 68 siswa. Mereka dibagi dua kategori, tartil dan qiro’ah. Setiap SD mengirimkan empat siswa, terdiri dari dua putra untuk tartil dan dua putri untuk qiro’ah,” terangnya.

Baca Juga :  Ketua dan Waka DPRD Batam Ikuti Upacara Hari Otonomi Daerah

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, Rony Kurniawan, menyampaikan bahwa lomba keagamaan seperti ini rutin dilaksanakan setiap tahun.

Lomba tartil dan qiro’ah tingkat kecamatan untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) yang digelar Dispendikbud Kabupaten Madiun di Gedung PGRI, Senin (10/11/25). Foto: Rofi-Durasi.co.id

“Lomba ini menjadi wadah penting bagi siswa untuk mengasah kemampuan sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual. Harapannya, generasi muda Kabupaten Madiun tidak hanya unggul dalam pengetahuan umum, tetapi juga memiliki akhlak mulia serta kecintaan terhadap ajaran Islam,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rony menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga bertujuan membentuk generasi rabbani yang berakhlak, berprestasi, dan berjiwa qur’ani.

“Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk meningkatkan potensi diri dan mempererat ukhuwah islamiah di lingkungan pendidikan,” pungkasnya.

Penulis: Rofi
Editor: Indra