Doa Keluar Rumah, Lengkap dengan Bacaan Latin dan Artinya

  • Bagikan

DURASI.co.id – Doa keluar rumah hendaknya dibaca setiap Muslimin sebelum melakukan aktivitas di luar. Diharapkan selalu mendapat perlindungan dari Allah Subhanahu wa ta’ala dari segala bahaya.

Dikutip dari aplikasi Apa Doanya, berikut ini beberapa doa keluar rumah yang sahih berdasarkan ajaran Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam.

Doa Keluar Rumah 1

بِسْمِ اللَّهِ، تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ، لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ

Bismillaah, tawakkaltu ‘alallaah, laa haula wa laa quwwata illaa billaah

Artinya: “Dengan nama Allah, aku bertawakkal kepada Allah, tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.” (HR Abu Daud Nomor 5095, Turmudzi 3426, dan disahihkan Al Albani)

Dalam hadis dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam menjelaskan keutamaan doa ini, “Apabila seseorang keluar dari rumahnya kemudian dia membaca ‘Bismillaah, tawakkaltu ‘alallaah, laa haula wa laa quwwata illaa billaah’, maka disampaikan kepadanya, ‘Kamu diberi petunjuk, kamu dicukupi kebutuhannya, dan kamu dilindungi.’ Seketika itu setan-setan pun menjauh darinya. Lalu salah satu setan berkata kepada temannya, ‘Bagaimana mungkin kalian bisa mengganggu orang yang telah diberi petunjuk, dicukupi, dan dilindungi’.”

Baca Juga :  Arab Saudi Cabut Aturan Prokes Covid-19 Haji dan Umrah

Makna “disampaikan kepadanya” yang menyampaikan adalah Malaikat. Malaikat itu mengatakan kepada orang yang membaca doa ini ketika keluar rumah, “Wahai hamba Allah, kamu telah diberi petunjuk, dicukupi, dan dilindungi.” (Tuhfatul Ahwadzi, Syarh Sunan Turmudzi, 9/271)

Doa Keluar Rumah 2

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ أَنْ أَضِلَّ أَوْ أُضَلَّ، أَوْ أَزِلَّ أَوْ أُزَلَّ، أَوْ أَظْلِمَ أَوْ أُظْلَمَ، أَوْ أَجْهَلَ أَوْ يُجْهَلَ عَلَيَّ

Allaahumma innii a’uudzu bika an adhilla au udholla, au azilla au uzalla, au azhlima au uzhlama, au ajhala au yujhala ‘alayya

Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu, jangan sampai aku sesat atau disesatkan (setan atau orang yang berwatak setan), berbuat kesalahan atau disalahi, menganiaya atau dianiaya (orang), dan berbuat bodoh atau dibodohi.” (HR Abu Dawud Nomor 5094, Nasai 5486, Ibnu Majah 3884, dan disahihkan Al Albani)

Baca Juga :  Wako Rudi Dorong Pengurus Masjid Bikin Suasana Nyaman

Berdasarkan riwayat dari Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha, beliau menceritakan, “Setiap kali Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassallam keluar dari rumahku, beliau mengarahkan pandangannya ke langit, kemudian berdoa: Allaahumma innii a’uudzu bika an adhilla au udholla, au azilla au uzalla, au azhlima au uzhlama, au ajhala au yujhala ‘alayya.”

Doa ini menunjukkan bagaimana ketergantungan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wassallam kepada Allah Subhanahu wa ta’ala. Sekalipun beliau seorang nabi, beliau tetap memohon perlindungan kepada Allah Ta’ala.

Doa ini dibaca persis ketika di luar rumah, sambil menengadahkan pandangan ke langit, sebagaimana yang dituturkan Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha.

Wallahu a’lam bishawab.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Hak cipta dilindungi undang-undang