PEKANBARU, DURASI.co.id – Dukungan terhadap perwujudan Daerah Istimewa Riau (DIR) terus meluas, tidak hanya dari masyarakat Riau sendiri, tetapi juga dari berbagai pihak di luar daerah. Kali ini, dukungan datang dari Masyarakat Betawi melalui Badan Musyawarah (Bamus) Suku Betawi 1982 yang menyatakan komitmennya mendukung inisiatif tersebut sebagai upaya memajukan peradaban Melayu di Indonesia.
“Kami percaya Riau dapat menjadi motor kemajuan Melayu yang memberi dampak positif bagi masyarakat Melayu Betawi dan bangsa Indonesia secara keseluruhan,” ujar Sekretaris Jenderal Bamus Suku Betawi 1982, Muhamad Ihsan, sebagaimana disampaikan Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (DPH LAMR), Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, Kamis (19/6/2025).
Datuk Seri Taufik yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Pekerja Perwujudan Daerah Istimewa Riau (BPP DIR) melakukan kunjungan ke Jakarta didampingi Bendahara Umum LAMR sekaligus Bendahara BPP DIR, Datuk M Fadli. Kunjungan itu bertujuan menjalin komunikasi dengan berbagai pihak strategis dalam rangka memperkuat jejaring dukungan terhadap gagasan DIR.
Selain bertemu dengan jajaran pengurus Bamus Suku Betawi 1982, mereka juga melakukan audiensi dengan pejabat Kementerian Dalam Negeri dan sejumlah tokoh nasional, termasuk Alfitra Salam yang kemudian ditunjuk sebagai Ketua Aliansi Nasional DIR.
Datuk Seri Taufik menyebutkan bahwa pertemuan dengan Bamus berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Selain Ihsan, hadir pula sejumlah pengurus lainnya seperti Bendahara Bamus, M Yusuf. Pertemuan tersebut diisi dengan dialog dan pertukaran pandangan mengenai pelestarian dan penguatan nilai-nilai budaya Melayu.
“Kami merasakan rasa persaudaraan yang dalam. Mereka berharap DIR dapat menjadi tonggak untuk lebih mengangkat martabat Melayu sebagai aset utama bangsa,” ungkap Datuk Seri Taufik.
Bamus Suku Betawi 1982 berkomitmen akan menyampaikan aspirasi dan dukungan terhadap DIR dalam forum musyawarah lembaga di ibu kota. Mereka juga siap menjembatani komunikasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat dukungan tersebut.
“Komunikasi yang telah terjalin akan terus kita tingkatkan. Apa yang bisa kami bantu, akan kami bantu,” kata Ihsan, sebagaimana dikutip kembali oleh Datuk Seri Taufik.
Datuk Seri Taufik menambahkan bahwa saat ini sudah ada sekitar 100 bentuk dukungan dari berbagai elemen masyarakat di Riau terhadap DIR. Selain terus menghimpun dukungan dari dalam daerah, BPP DIR kini mulai aktif menjangkau simpul-simpul strategis di luar Riau, termasuk Jakarta. Sejumlah daerah lain juga telah dijadwalkan untuk dijajaki dalam rangka perluasan dukungan terhadap gagasan tersebut. [Sukri]







