Ekspor Perdana PT Teng Fei Glory Indonesia, Sepatu Produksi Kota Tegal Tembus Pasar Eropa

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono melepas ekspor perdana sepatu produksi PT Teng Fei Glory Indonesia menuju pasar Eropa di Kelurahan Pesurungan Lor, Kecamatan Margadana, Kamis (5/2/26). Foto: Ikhwanudin/Durasi.co.id

TEGAL, DURASI.co.id – Industri manufaktur Kota Tegal menorehkan sejarah baru. Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, secara resmi melepas ekspor perdana PT Teng Fei Glory Indonesia, Kamis (5/2/2026). Pabrik sepatu yang berlokasi di Kelurahan Pesurungan Lor, Kecamatan Margadana, ini berhasil mengirimkan produk pertamanya ke pasar internasional hanya dalam waktu relatif singkat sejak mulai beroperasi.

Pengiriman perdana tersebut membawa dua kontainer sepatu dari merek ternama dunia, seperti Skechers, Diadora, Hi-Tech, dan Joma, menuju Spanyol. Momentum ini menjadi bukti bahwa produk buatan Kota Tegal memiliki kualitas dan daya saing untuk bersaing di pasar global.

Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai kehadiran PT Teng Fei Glory Indonesia semakin menegaskan posisi Kota Tegal sebagai daerah yang ramah investasi dan memiliki potensi besar di sektor industri.

Baca Juga :  Kabid Keswan Simeulue Klarifikasi Retribusi Pedagang Ternak, Tegaskan Mengacu Qanun Pajak dan Retribusi Daerah

“Kota Tegal menawarkan berbagai nilai tambah bagi investor, mulai dari lokasi yang strategis di jalur perdagangan nasional, ketersediaan tenaga kerja yang kompeten, hingga dukungan penuh dari pemerintah daerah,” ujar Dedy Yon.

Untuk mendorong pertumbuhan dunia usaha, Pemerintah Kota Tegal terus menghadirkan terobosan kebijakan, salah satunya melalui sistem perizinan “satu meja satu kursi” yang mempercepat proses administrasi serta memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

Dedy Yon berharap keberadaan pabrik sepatu tersebut mampu memberikan dampak signifikan bagi pembangunan daerah. Selain membuka lapangan kerja, industri ini juga diharapkan membawa alih teknologi, meningkatkan pendapatan daerah, serta memperkuat ekonomi lokal. Saat ini, PT Teng Fei Glory Indonesia telah menyerap 650 tenaga kerja dan menargetkan 2.000 pekerja hingga akhir 2026.

Baca Juga :  Pemprov Kepri Alokasikan Dana Rp10 Miliar untuk Perpanjang Bandara Karimun

“Kami juga memberikan fasilitas berupa pembebasan dan penangguhan beberapa persyaratan perizinan agar proses produksi berjalan optimal. Pada semester kedua nanti, perusahaan diproyeksikan memperoleh status KB Mandiri sehingga operasional menjadi lebih efisien dan berdaya saing,” jelasnya.

Sementara itu, Li Xiang Wae, Manajer Umum PT Teng Fei Glory Indonesia, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Tegal dan seluruh pihak yang telah mendukung perusahaan sejak tahap awal pembangunan.

“Kepercayaan dari pemerintah daerah, mitra bisnis, dan masyarakat sekitar menjadi fondasi utama yang membawa kami mencapai pencapaian penting ini,” ungkapnya.

Ia menegaskan komitmen perusahaan untuk terus menjaga standar kualitas, mendorong inovasi, serta menjalankan operasional yang ramah lingkungan. Ia berharap produk berlabel “Made in Indonesia” semakin dikenal dan diakui kualitasnya di tingkat dunia.

Baca Juga :  PHR Gandeng PDSI, Percepat Pengeboran di Zona Rokan

“Pengiriman perdana ini adalah langkah awal. Setiap pasang sepatu yang kami produksi tidak hanya memenuhi standar internasional, tetapi juga dibuat dengan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan,” tegasnya.

Di sisi lain, Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean C Tegal, Yudiarto, menyatakan capaian PT Teng Fei Glory Indonesia sangat mengesankan. Menurutnya, dalam waktu dua bulan beroperasi, perusahaan sudah mampu menembus pasar ekspor.

Bea Cukai, lanjut Yudiarto, akan terus memberikan dukungan melalui berbagai fasilitas seperti pembebasan pajak, penangguhan kewajiban fiskal, serta penyederhanaan prosedur administrasi dan perizinan.

“Seluruh dukungan ini bertujuan meningkatkan efisiensi operasional, menekan biaya produksi, dan memperkuat daya saing produk Indonesia di pasar global,” ujarnya.

Ia berharap sinergi antara pemerintah dan pelaku industri ini mampu memberikan dampak luas bagi pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat Kota Tegal. [Ikhwanudin]