Lobi Pusat Bupati Annisa Berbuah Manis, Dharmasraya Dapat Dukungan PSR Rp60 Juta per Hektare

Redaksi Durasi
Sekda Dharmasraya Medison meninjau pelaksanaan PSR tahap III di lahan KUD Lubuk Karya, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Koto Besar, Kamis (13/8/26).

DHARMASRAYA, DURASI.co.id – Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Kabupaten Dharmasraya kembali berjalan. Pemerintah Kabupaten Dharmasraya memastikan petani mendapat dukungan pembiayaan untuk mengganti tanaman sawit yang sudah berusia tua dan mengalami penurunan produktivitas.

Pelaksanaan PSR tahap III ditandai dengan kegiatan tumbang chipping atau pencacahan batang sawit tua di lahan KUD Lubuk Karya, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Koto Besar, Kamis (13/8/2026).

Sekretaris Daerah Dharmasraya Medison hadir mewakili Bupati Annisa Suci Ramadhani dan Wakil Bupati Leli Arni. Ia mengatakan peremajaan sawit menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan sumber pendapatan masyarakat.

“Kita tidak sedang sekadar menumbang pohon tua, melainkan sedang menanam investasi masa depan. Atas arahan dan komitmen penuh Ibu Bupati Annisa Suci Ramadhani, Pemkab Dharmasraya akan terus berdiri di garda terdepan untuk memperjuangkan kepentingan pekebun. Mulai dari peningkatan produktivitas, penguatan koperasi, hingga menciptakan tata niaga sawit yang adil agar petani mendapat harga layak,” ujar Medison.

Baca Juga :  Bupati Annisa Hadiri Pelantikan PC PMII Dharmasraya, Dorong Lahirnya Pemimpin Masa Depan

Dukungan terhadap program tersebut juga diperkuat melalui kerja sama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). Dari upaya tersebut, Dharmasraya memperoleh dukungan pembiayaan sebesar Rp60 juta per hektare untuk pelaksanaan program PSR.

Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu petani melakukan peremajaan kebun tanpa menanggung seluruh biaya secara mandiri.

Anggota DPRD Kabupaten Dharmasraya Fadli Aulia yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi langkah pemerintah daerah dalam mengakses dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat.

“Kami di DPRD memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan luar biasa dari Pemerintah Daerah, khususnya Ibu Bupati Annisa Suci Ramadhani. Mengakses bantuan BPDPKS ini tidak mudah, butuh perjuangan gigih. Ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah hadir memberikan solusi konkret bagi petani kelapa sawit kita,” kata Fadli.

Baca Juga :  Pemkab Dharmasraya Serahkan Sepuluh Unit Traktor untuk Kelompok Tani

Program yang dijalankan Pemkab Dharmasraya bersama BPDPKS tidak hanya menyasar peremajaan tanaman. Perhatian juga diberikan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia keluarga petani dan pekerja sawit.

Melalui fasilitasi pemerintah daerah, ratusan anak petani dan pekerja sawit di Dharmasraya disebut telah memperoleh beasiswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi.

Medison mengatakan langkah tersebut sejalan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga petani. Menurutnya, peningkatan produktivitas perkebunan perlu diikuti dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Salah seorang petani, Edi Warman, turut mengikuti program PSR dengan mengikutsertakan lahan seluas 3,5 hektare. Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan pemerintah daerah terhadap petani.

Pelaksanaan PSR tahap III diharapkan dapat membantu memperbarui tanaman sawit yang sudah tidak produktif sekaligus menjaga keberlanjutan sektor perkebunan sebagai salah satu penopang perekonomian masyarakat Dharmasraya. [Sonia Chaniago]