Ikut Aspirasi Publik, Baznas Komitmen Tolak Donasi Terafiliasi Israel

Redaksi Durasi
Aksi boikot produk Israel, beberapa waktu lalu. (Ist)

JAKARTA, DURASI.co.id – Aspirasi dan keikutsertaan banyak kalangan, termasuk muslimin pembayar zakat (muzaki), dalam gerakan global boikot Israel menjadi perhatian khusus bagi Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (Baznas).

“Aspirasi pembayar zakat selalu jadi perhatian kami, termasuk dalam soal boikot Israel,” kata Ketua Baznas, Noor Achmad, dalam keterangan tertulis yang diterima pada Selasa (28/5/2024).

“Kami perlu menegaskan kembali komitmen ini untuk menguatkan keyakinan masyarakat yang telah menaruh kepercayaan besar pada Baznas RI dalam penyaluran donasi Palestina,” tambah Noor.

Menurut Noor, posisi Baznas jelas dalam soal boikot Israel. Baznas, katanya, berpedoman pada sikap resmi pemerintah yang mengutuk genosida Israel atas Gaza serta Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mewajibkan umat Islam membantu perjuangan Bangsa Palestina.

Baca Juga :  Kemhan dan Lemhanas Cari Solusi Perkuat Ketahanan Geo-Maritim di Indo-Pasifik

“MUI bahkan telah mengeluarkan instruksi (irsyadat) agar umat Islam tidak menggunakan produk yang diproduksi oleh perusahaan yang terafiliasi dengan Israel,” katanya.

Karena itu, Baznas memperketat syarat penerimaan donasi untuk Palestina agar langkah lembaga di kemudian hari tak sampai melukai perasaan umat Islam dan warga dunia yang bersimpati pada nestapa Bangsa Palestina.

“Baznas kini lebih berhati-hati,” kata Noor.

Pada April, Baznas mengumumkan menolak penyaluran donasi untuk Palestina senilai Rp1 miliar dari McDonalds Indonesia. Baznas menyebut keputusan tersebut sebagai respon atas banjir kritik dan penolakan dari berbagai elemen masyarakat.

Sebelumnya, menjawab instruksi MUI, Yayasan Konsumen Muslim Indonesia (YKMI), lembaga nirlaba yang aktif dalam perlindungan konsumen Muslim, mengeluarkan daftar produk yang memiliki keterkaitan erat dengan Israel.

Baca Juga :  Aktivis Desak KLHK Proses Aduan Terhadap PT PPLI

Masih sekaitan itu, Noor Achmad menekankan lagi Baznas tetap aktif menerima dan menyalurkan donasi untuk Gaza.

“Yang terjadi di Gaza adalah sebuah genosida yang tak terperikan, dan ini harus kita lawan bersama dengan berbagai cara yang mungkin, termasuk boikot produk terafiliasi Israel. Ingat, di Palestina saat ini ada jutaan orang yang kelaparan dan setiap sen bantuan sangat berharga bagi mereka,” katanya.

Bersama Majelis Ulama Indonesia, Baznas menyalurkan donasi dari masyarakat Indonesia untuk warga Gaza. Menurut Deputi I Baznas Bidang Pengumpulan, M. Arifin Purwakananta, total penyaluran donasi dari Indonesia mencapai Rp 43,1 miliar, belum  termasuk 56,7 ton natura, per April 2024.

Selain itu, bersama pemerintah dan pihak Yordania, Baznas juga ikut serta dalam pengiriman bantuan kemanusian ke Gaza Palestina lewat jalur udara. Bantuan bersumber dari berbagai pihak, termasuk lembaga amil zakat (LAZ), Baznas provinsi/kabupaten/kota, donasi korporasi, donasi perorangan, dan sumbangan sekolah. (Yog)

500 Internal Server Error

Internal Server Error

The server encountered an internal error or misconfiguration and was unable to complete your request.

Please contact the server administrator at [email protected] to inform them of the time this error occurred, and the actions you performed just before this error.

More information about this error may be available in the server error log.