ADVETORIAL – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus berupaya menjaga kebersihan dan keindahan kawasan publik, terutama di wilayah yang menjadi akses utama menuju ibu kota provinsi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan gotong royong massal yang dipimpin langsung Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, di sepanjang Jalan Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF), Jumat (5/6/2026).
Sejak pagi, Ansar bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Kepri turun ke lapangan untuk membersihkan lingkungan di sepanjang ruas jalan menuju bandara. Kegiatan yang dilakukan meliputi pemotongan rumput liar, pengangkutan sampah, pembersihan drainase, hingga penataan area sekitar agar terlihat lebih rapi dan asri.
Menurut Ansar, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan tertata, khususnya di kawasan strategis yang menjadi pintu masuk utama bagi masyarakat maupun tamu yang datang ke Kepri.
Ia menegaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi memerlukan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat agar budaya gotong royong tetap terjaga.
“Kegiatan gotong royong ini menjadi wujud komitmen kita untuk menjaga kebersihan dan keindahan daerah. Lingkungan yang bersih akan menciptakan kenyamanan bagi masyarakat sekaligus memberikan kesan positif bagi siapa pun yang datang ke Kepri,” kata Ansar.
Ansar menjelaskan, Jalan Bandara RHF memiliki peran penting karena menjadi jalur pertama yang dilalui wisatawan, investor, maupun tamu dari luar daerah saat tiba di Kepri. Karena itu, kondisi kawasan tersebut harus selalu terawat dan mencerminkan daerah yang peduli terhadap kebersihan serta kenyamanan.
“Jalan menuju bandara merupakan salah satu wajah daerah yang pertama kali dilihat pengunjung. Oleh sebab itu, kita ingin memastikan kawasan ini tetap bersih, tertata, dan mencerminkan daerah yang peduli terhadap lingkungan serta kenyamanan masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Ansar juga mengajak masyarakat, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, terutama di kawasan yang menjadi etalase daerah.
Menurutnya, lingkungan yang bersih dan tertata tidak hanya memberikan kenyamanan bagi warga, tetapi juga berpengaruh terhadap citra Kepri sebagai daerah tujuan investasi dan pariwisata yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Jika semua ikut berperan, lingkungan kita akan bersih, nyaman dan sedap dipandang. Ini juga bagian dari citra daerah kita di mata para tamu dan wisatawan yang datang. Ayo kita jaga bersama,” pungkasnya.








