KAMPAR, DURASI.co.id – Arus lalu lintas di Jembatan Danau Bingkuang, Kabupaten Kampar, mengalami perubahan sementara setelah salah satu jalur jembatan ditutup akibat kerusakan pada bagian tumpuannya.
Penutupan dilakukan pada jalur dari arah Pekanbaru menuju Bangkinang. Kerusakan tersebut menyebabkan permukaan lantai jembatan mengalami kenaikan sekitar 6 hingga 8 sentimeter sehingga dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.4 Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Riau, Afdirman Jufri, mewakili Kepala BPJN Riau Yohanis Tulak Todingrara, mengatakan bahwa langkah penutupan sementara diambil demi keselamatan masyarakat.
“Jembatan Danau Bingkuang dari arah Pekanbaru menuju Bangkinang ditutup sementara karena ada kerusakan di bagian tumpuan jembatan,” kata Afdirman.
Menurutnya, kondisi lantai jembatan yang mengalami kenaikan cukup signifikan membuat jalur tersebut tidak layak dilintasi untuk sementara waktu. Saat ini BPJN Riau bersama tim ahli tengah melakukan kajian teknis guna menentukan metode perbaikan yang tepat.
“Kami bersama tim ahli sedang melakukan evaluasi untuk perbaikan jembatan tersebut. Karena model sambungan jembatan ini merupakan model lama, yang dibangun tahun 1970,” ujarnya.
Meski terdapat kerusakan pada bagian tumpuan, Afdirman memastikan struktur utama jembatan masih dalam kondisi baik dan tetap kokoh. Ia menjelaskan bahwa tidak ditemukan kerusakan serius pada rangka jembatan.
“Kalau untuk struktur jembatannya masih bagus, hanya ada kerusakan sedikit akibat tertabrak,” sebutnya.
Selama proses penanganan berlangsung, kendaraan yang menuju Bangkinang dari arah Pekanbaru dialihkan melalui jembatan lain yang berada tepat di samping Jembatan Danau Bingkuang. Jalur tersebut untuk sementara digunakan melayani lalu lintas dari dua arah.
“Jembatan sebelahnya digunakan untuk dua arah. Kami juga sudah pasang rambu-rambu, masyarakat yang melintas kami imbau untuk hati-hati dan bergantian dengan tertib,” imbaunya. [bud]







