Kabid PPA Dinsos Kabupaten Pemalang Himbau Masyarakat Waspada Paham Radikalisme di Medsos

Kabid PPA Dinsos Kabupaten Pemalang, Triyatno Yuliharso. (Foto: Prapto-Durasi.co.id)

PEMALANG, DURASI.co.id – Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pemalang, Triyatno Yuliharso, menyampaikan bahwa informasi dari media sosial sangat berpengaruh terhadap masuknya paham radikal ke masyarakat.

Hal itu ia sampaikan kepada Durasi.co.id di kantornya pada Selasa 2 Desember 2025.

Menurutnya, akhir-akhir ini ada beberapa anak yang terpapar paham radikalisme maupun intoleransi. Oleh karena itu, ia menghimbau agar orang tua berhati-hati, karena paham tersebut biasanya disebarkan melalui media sosial maupun game online.

“Dari game tersebut, mereka bisa berkomunikasi melalui chat, kemudian dipandu masuk ke sebuah grup, salah satunya melalui Telegram, yang terindikasi memiliki paham radikal,” ujarnya.

Baca Juga :  Keenam Kalinya PT Rizky Group Propertyndo Pengembang Terkemuka Pemalang Raih 4 Award dari BTN

Untuk kasus radikalisme di Pemalang, anak-anak yang terlibat sudah direhabilitasi, karena status pelakunya masih anak-anak. Rehabilitasi dilakukan dengan pendampingan pihak keluarga dan aparat terkait, serta diberikan pemaparan bahwa ajaran tersebut salah karena diajarkan oleh pihak yang tidak jelas.

“Pihak terkait juga menyarankan, jika masyarakat ingin belajar agama, sebaiknya belajar dengan orang yang jelas, bukan melalui grup yang tidak jelas,” ucapnya.

Triyatno menambahkan bahwa dengan mengamati anak yang terpapar radikalisme, Dinsos dan pihak terkait melakukan edukasi di sekolah. Ia meminta semua pihak berhati-hati ketika mengikuti kegiatan di media sosial dan tidak mau dimasukkan ke dalam grup yang tidak jelas.

Menurutnya, ciri paham radikalisme maupun intoleransi adalah mengajarkan kebencian terhadap kelompok atau agama lain, padahal setiap agama sejatinya mengajarkan kebaikan.

Baca Juga :  Tanah Kavling Berstatus Zona Hijau di Pemalang Semakin Marak Diperjualbelikan

“Orang tua harus waspada ketika anak-anaknya menggunakan smartphone, dan memastikan anak-anak tidak mengikuti grup yang tidak jelas,” ujarnya.

Penulis: Prapto
Editor: Aliman