KUANSING, DURASI.co.id – Persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Riau 2026 di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) terus menunjukkan progres positif. Pemerintah daerah optimistis seluruh fasilitas utama di arena MTQ dapat diselesaikan sesuai target sebelum perhelatan dimulai.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kuansing, Ade Fahrel Arif, mengatakan pekerjaan pembangunan astaka dan sarana pendukung saat ini telah memasuki tahap akhir.
“Alhamdulillah, untuk bangunan inti seperti panggung utama, mimbar, dan gapura masuk sudah mencapai 95 persen. Tinggal pekerjaan penyelesaian seperti pemasangan lampu hias dan penataan lanskap. Insyaallah pekan ini selesai,” ujar Ade Fahrel di Teluk Kuantan, Senin (15/6/2026).
Menurutnya, arena MTQ tahun ini dirancang dengan konsep Islami modern yang dipadukan dengan nuansa budaya Melayu Kuansing. Desain tersebut diharapkan mampu menghadirkan suasana yang megah sekaligus nyaman bagi para kafilah maupun tamu undangan yang hadir.
Ade Fahrel menjelaskan, kawasan tersebut tidak hanya dipersiapkan sebagai lokasi perlombaan, tetapi juga dirancang menjadi ikon baru daerah. Karena itu, aspek arsitektur dan fungsi bangunan disesuaikan agar dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan keagamaan di masa mendatang.
Untuk mengejar target penyelesaian, Dinas PUPR bersama pihak kontraktor menerapkan sistem kerja dua shift setiap hari. Langkah itu dilakukan agar seluruh pekerjaan fisik dapat rampung 100 persen jauh sebelum hari pelaksanaan.
“Tim kami bekerja hingga lembur supaya tidak ada kendala saat pelaksanaan,” katanya.
Ia menegaskan kualitas pekerjaan tetap menjadi perhatian utama meskipun pembangunan dikebut. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan MTQ berkaitan erat dengan citra dan nama baik Kabupaten Kuansing.
Selain itu, Ade Fahrel juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas yang telah dibangun. Setelah MTQ berakhir, kawasan tersebut akan difungsikan sebagai pusat kegiatan keislaman sekaligus ruang publik bagi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, lanjutnya, akan mengelola dan merawat fasilitas tersebut agar tetap terjaga serta dapat digunakan untuk berbagai kegiatan di masa depan.
Ade Fahrel berharap pelaksanaan MTQ Riau 2026 tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga mampu melahirkan qari dan qariah terbaik yang dapat mengharumkan nama Kuansing di tingkat provinsi.
Harapan itu sejalan dengan keinginan Bupati Kuansing Suhardiman Amby yang menargetkan MTQ Riau di Kota Jalur berlangsung sukses dan memberikan dampak positif bagi daerah.
Sementara itu, lokasi arena MTQ di kawasan Tepian Narosa kini menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat. Setiap hari, terutama pada malam hari, kawasan tersebut ramai dikunjungi warga yang memanfaatkannya sebagai tempat rekreasi dan bersantai bersama keluarga.
Tepian Narosa sendiri sejak lama dikenal sebagai salah satu ikon wisata dan ruang publik favorit masyarakat Kuansing. [Suhendi]








