PEKANBARU, DURASI.co.id – Sebaran pendaftar pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Provinsi Riau masih menunjukkan ketimpangan antarwilayah. Sejumlah daerah mengalami kelebihan peminat, sementara daerah lain masih memiliki kuota yang cukup besar.
Data terbaru yang dirilis Dinas Pendidikan (Disdik) Riau memperlihatkan Kota Pekanbaru menjadi wilayah dengan jumlah pendaftar terbanyak. Dari kuota 11.611 kursi yang tersedia, sebanyak 13.872 akun telah diaktivasi dan 13.340 calon murid sudah menentukan pilihan sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan Riau, Erisman Yahya, mengatakan tingginya minat masyarakat di Pekanbaru membuat persaingan masuk sekolah negeri semakin ketat.
Selain Pekanbaru, Kota Dumai juga mencatat jumlah pendaftar yang melampaui daya tampung. Dari kuota 4.037 kursi, jumlah pendaftar aktif mencapai 4.569 orang.
“Secara umum, tingkat persaingan tertinggi terjadi di Kota Pekanbaru dan Kota Dumai karena jumlah pendaftar melebihi daya tampung yang tersedia,” kata Erisman, Senin (22/6/2026).
Sementara itu, Kabupaten Kampar menjadi daerah dengan kuota terbesar di Riau, yakni 13.170 kursi. Namun, jumlah pendaftar aktif baru mencapai 9.642 peserta.
Kabupaten Bengkalis memiliki kuota 11.884 kursi dengan 8.675 pendaftar aktif. Adapun Kabupaten Rokan Hulu mencatat 6.687 pendaftar dari total kuota 10.337 kursi.
“Kabupaten Bengkalis memiliki kuota 11.884 kursi dengan 8.675 pendaftar aktif. Rokan Hulu mencatat 6.687 pendaftar dari kuota 10.337 kursi,” ujar Erisman.
Di Kabupaten Siak, jumlah pendaftar tercatat 6.105 orang dari kuota 9.191 kursi. Kabupaten Rokan Hilir memiliki 6.943 pendaftar dari kuota 8.355 kursi, sedangkan Kabupaten Indragiri Hilir mencatat 5.396 pendaftar untuk kuota 7.730 kursi.
Selanjutnya, Kabupaten Pelalawan memiliki 5.018 pendaftar dari kuota 6.891 kursi. Kabupaten Indragiri Hulu mencatat 6.368 pendaftar dari kuota 6.982 kursi, sementara Kabupaten Kuantan Singingi memiliki 4.717 pendaftar dari kuota 6.861 kursi.
“Kabupaten Pelalawan memiliki 5.018 pendaftar dari kuota 6.891 kursi, Indragiri Hulu sebanyak 6.368 pendaftar dari kuota 6.982 kursi, dan Kuantan Singingi sebanyak 4.717 pendaftar dari kuota 6.861 kursi,” jelasnya.
Untuk Kabupaten Kepulauan Meranti, jumlah pendaftar mencapai 1.679 peserta dari kuota 2.547 kursi.
Menurut Erisman, tingginya konsentrasi pendaftar pada sejumlah sekolah favorit menjadi salah satu penyebab belum meratanya distribusi calon murid di berbagai daerah.
“Kondisi ini berpotensi mengakibatkan masih adanya satuan pendidikan SMA/SMK Negeri, termasuk di Kota Pekanbaru, yang belum memenuhi seluruh kuota daya tampungnya setelah proses daftar ulang selesai,” katanya. [bud]








