PEKANBARU, DURASI.co.id – Kepanikan melanda warga Jalan Melur, Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tuah Madani, Pekanbaru, saat kobaran api tiba-tiba membesar dan menghanguskan tiga rumah di kawasan permukiman padat itu, Jumat (21/11/2025) sekitar pukul 09.00 WIB.
Warga bergegas keluar rumah untuk menyelamatkan diri dan barang berharga ketika asap pekat mulai membubung dari lokasi. Petugas Damkar Pekanbaru menerjunkan lima unit mobil pemadam, namun kondisi bangunan yang saling berdempetan membuat proses pemadaman berlangsung sulit.
Api berhasil dikendalikan setelah sekitar satu setengah jam upaya penyiraman intensif. Sumber kebakaran diduga berasal dari kebocoran tabung gas di sebuah warung ayam geprek.
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Berry Juana, menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika saksi bernama Bejo (56) baru tiba di rumah dan melihat gas di warung ayam geprek milik Dika dalam kondisi bocor. Bejo sempat menegur karyawan yang berada di warung tersebut.
Menurut Berry, Dika kemudian mencabut kepala regulator gas dan mencoba memasangnya kembali. Tak lama setelah itu, tabung gas meledak. Karyawan warung berusaha memadamkan api dengan menyiram air. Berry menegaskan bahwa langkah tersebut keliru dan justru memperburuk situasi.
“Bahkan sempat ada saran untuk menutup api menggunakan handuk basah, tetapi karyawan tetap menyiramkan air sehingga api semakin membesar,” ujarnya.
Dalam hitungan menit, api merambat cepat dan membakar bangunan di sekitarnya. Pihak keluarga kemudian menghubungi bhabinkamtibmas dan melaporkan kebakaran tersebut kepada petugas pemadam.
Dalam kejadian ini, seorang warga bernama Samini (63) ditemukan meninggal dunia di salah satu rumah yang ikut terbakar.
Penulis: Ismail
Editor: Indra







