ACEH TAMIANG, DURASI.co.id – Kepala Staf Kepresidenan M Qodari melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Tamiang untuk meninjau langsung progres pemulihan pascabanjir bandang yang melanda wilayah Bumi Muda Sedia, Kamis (15/1/2026).
Disambut Komandan Pasukan Brimob Polri Brigjen Pol Anang Supema, Kapolres Aceh Tamiang AKBP Muliadi, serta Asisten Pemerintahan Pemkab Aceh Tamiang Muslizar, kunjungan ini bertujuan memastikan bantuan pemerintah pusat, sinergi BUMN melalui Danantara, serta dukungan Polri berjalan tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Mengawali kunjungannya, Kepala Staf Kepresidenan meninjau SD Negeri 1 Karang Baru yang mengalami kerusakan fasilitas belajar-mengajar akibat banjir bandang. Dalam tinjauan tersebut, KSP menekankan pentingnya percepatan perbaikan sarana pendidikan agar kondisi psikologis dan hak pendidikan anak-anak tidak terganggu lebih lama.
“Sekolah-sekolah seperti SD Negeri 1 Karang Baru, alhamdulillah kegiatan belajar-mengajar sudah dimulai dengan segala keterbatasan. Furniturnya juga banyak yang rusak. Tadi saya cek, dari pusat sudah dilakukan pendataan dan insyaallah akan masuk dalam program revitalisasi sekolah,” tegas Qodari.
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Pesantren Darul Mukhlisin. Selain meninjau kerusakan infrastruktur asrama, KSP juga mengecek lokasi tumpukan kayu yang sempat menjadi pelindung permukiman warga saat banjir bandang terjadi.
“Pesantren Darul Mukhlisin di lokasi ini sebelumnya terlindungi dari kayu-kayu besar yang datang dari arah sungai karena adanya masjid dan sekolah. Alhamdulillah, kayu-kayu tersebut tidak mengenai rumah warga di sini,” terangnya.
Selanjutnya, KSP meninjau hunian sementara (Huntara) di Kampung Simpang Empat Upah. Ia mengapresiasi langkah cepat Danantara dalam membangun hunian sementara yang dinilai penting sebagai jembatan sebelum warga menempati hunian tetap (Huntap), sehingga tidak ada warga yang bertahan di tenda pengungsian dengan kondisi tidak layak.
Di Kecamatan Kejuruan Muda, KSP meninjau pembangunan hunian tetap yang diinisiasi Mabes Polri. Kolaborasi antara Polri dan pemerintah daerah ini dipuji sebagai model penanganan pascabencana yang responsif dan berkelanjutan.
Di sela-sela tinjauan fisik, KSP menyempatkan diri mengunjungi gerai Indomaret setempat sebagai simbol mulai pulihnya geliat ekonomi lokal. Menurutnya, kembali beroperasinya sektor ritel menunjukkan daya beli masyarakat dan rantai pasok logistik di Aceh Tamiang mulai stabil.
“Pemulihan ekonomi harus berjalan beriringan dengan pemulihan fisik. Aktifnya kembali pusat-pusat perbelanjaan dan UMKM menjadi indikator penting bahwa Aceh Tamiang siap bangkit kembali,” tuturnya.
Kehadiran Kepala Staf Kepresidenan (KSP) di Kabupaten Aceh Tamiang membawa pesan kuat tentang komitmen pemerintah pusat dalam memastikan pemulihan pascabanjir bandang berjalan secara komprehensif. [Andre]







