Kesedihan Mendalam Keluarga Korban Tragedi Pohon Tumbang di Pemalang

Pohon tumbang di Alun-Alun Pemalang, Senin (31/3/25). Foto: Al Assagaf-Durasi.co.id

PEMALANG, DURASI.co.id – Tragedi tumbangnya pohon beringin tua di Alun-Alun Pemalang, Jawa Tengah saat pelaksanaan Salat Idulfitri 1 Syawal 1446 H/2025 menelan tiga korban jiwa dan menyebabkan belasan jemaah mengalami luka serius maupun ringan.

Insiden yang terjadi pada Senin (31/3/2025) sekitar pukul 06.30 WIB ini menimpa puluhan jemaah yang tengah bersiap menjalankan ibadah di Masjid Agung Nurul Kalam Pemalang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pohon berukuran besar itu tumbang di depan Pos Pengamanan Arus Mudik, mengakibatkan kepanikan ratusan jemaah yang berada di sekitar lokasi. Sebanyak 16 orang dilaporkan mengalami luka-luka, sementara tiga orang meninggal dunia.

Saksi mata, seorang pedagang yang berada di lokasi kejadian, mengungkapkan bahwa sebelum pohon tumbang, terdengar suara retakan yang disusul percikan api dari kabel listrik yang tersentuh dahan.

“Kejadian berlangsung sangat cepat. Awalnya saya mendengar suara ‘kretek-kretek’, lalu terlihat percikan api dari kabel. Tidak lama kemudian, pohon besar itu roboh dan menimpa sejumlah jemaah yang telah menggelar sajadah untuk melaksanakan Salat Idulfitri,” ujarnya.

Baca Juga :  Niat Lihat Sunrise Berujung Duka, Remaja 15 Tahun Tewas Tenggelam di Telaga Biru Batam

Situasi semakin mencekam ketika para jemaah yang berjumlah ribuan berusaha menyelamatkan diri dari reruntuhan pohon. Ramu’ah, salah satu jemaah, mengungkapkan kepanikannya.

“Kami tidak menyangka pohon akan tumbang. Banyak jemaah yang tidak sempat menghindar karena pohon berada di belakang mereka,” katanya.

Duka Keluarga Korban

Saat ditemui DURASI.co.id, Selasa (1/4/2025), Ariana, istri salah satu korban meninggal, Rasmono (43), warga RT 07 RW 04, Kelurahan Pelutan, Pemalang, tak kuasa menahan tangis.

“Suami saya adalah tulang punggung keluarga. Kami tidak menyangka peristiwa ini akan terjadi. Insya Allah, almarhum akan segera dimakamkan setelah Salat Ashar,” ucapnya dengan suara bergetar.

Tim gabungan dari Polres Pemalang, TNI, BPBD, PLN, Damkar, PMI, serta Dinas Kesehatan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Pemalang segera melakukan evakuasi terhadap para korban. Sebanyak 19 orang dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga :  Wako Sungai Penuh Pantau dan Berikan Bantuan ke Korban Banjir Bandang di Pesisir Bukit

Kapolres Pemalang, AKBP Eko Sunaryo, menyampaikan bahwa dari total korban, dua orang meninggal di tempat, sementara satu korban lainnya meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit. Korban meninggal diketahui berinisial R (42) dan AR (39), keduanya warga Kelurahan Pelutan. Sementara itu, dua korban dalam kondisi kritis, yaitu R (70) dan TS (68), juga berasal dari Kelurahan Pelutan.

“Seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit. Saat ini, kami masih melakukan penyelidikan terkait penyebab utama tumbangnya pohon tersebut,” ujar AKBP Eko Sunaryo.

Setelah proses evakuasi korban, Satreskrim Polres Pemalang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selain itu, tim gabungan juga mengevakuasi batang pohon yang tumbang untuk menghindari kemacetan serta memastikan keamanan di sekitar lokasi.

Baca Juga :  Dini Ramadhani Jurkam TPN Gama: Soal Wadas Jangan Dikaitkan Dengan Capres Ganjar Pranowo

Sebagai bentuk kepedulian, Kapolres Pemalang turut menjenguk korban luka di rumah sakit dan bersilaturahmi ke rumah korban meninggal untuk menyampaikan santunan kepada keluarga.

“Kami ingin memberikan perhatian lebih kepada para korban dan keluarga sebagai bentuk empati atas musibah ini,” tuturnya.

Kapolres juga menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa ini. “Semoga amal ibadah para korban diterima di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan dalam menghadapi cobaan ini,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, jumlah korban meninggal akibat tumbangnya pohon beringin tersebut tercatat sebanyak tiga orang, sementara 16 korban lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Penulis: Alwi
Editor: Indra