Ketika Nyawa Dipertaruhkan Demi Gengsi di Tanjung Priok

  • Bagikan
Tangkapan layar video tawuran di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (20/2/24).

JAKARTA, DURASI.co.id – Lagi-lagi tawuran terjadi di Tanjung Priok, Jakarta Utara, tepatnya di Jalan Bak Air, RT 6 RW 13 pada Selasa, 20 Februari 2024 sekitar pukul 04.00 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan korban meninggal dunia.

Menurut keterangan Ketua RW 13, Ruslan, bahwa kejadian berawal dari datangnya sekelompok anak motor mengejar anak kecil di Bak Air, Tanjung Priok menggunakan celurit.

“Kemudian anak-anak tersebut lari ke arah Bahari A7 rel kereta api untuk meminta tolong, selanjutnya anak-anak A7 keluar dan terjadilah tawuran, yang mana memang sudah ditunggu oleh anak-anak motor tersebut,” ucap Ruslan, Rabu (21/2/2024).

Lebih lanjut dijelaskannya, dalam kejadian itu korban berinisial RI meninggal dunia dengan luka bacok di bagian kepala. Menurutnya setelah kejadian warga keluar dan menghalau kelompok geng motor tersebut.

Baca Juga :  Miris, Gedung SDN 03 Gunung Sahari Citereup Tak Terawat

“Keluarga korban tidak mau untuk divisum dan otopsi jenazah korban dengan membuat surat pernyataan tidak menuntut. Saat ini kasus tersebut dalam penanganan Polsek Tanjung Priok,” ujarnya.

Ditambahkannya, kejadian ini bukan yang pertama kali terjadi di kawasan Tanjung Priok, perkelahian massal dan kekerasan antar pemuda kerap terjadi. Bagi warga sekitar kejadian itu merupakan hal biasa. Namun warga berharap ada antisipasi dari aparat penegak hukum agar kejadian serupa tidak terulang lagi di wilayah mereka.

“Semoga hal ini menjadi kasus yang terakhir terjadi, maka diperlukan sinergi antara masyarakat dan aparat untuk menanggulangi hal tersebut,” harapnya.

“Untuk itu peran orang tua untuk mengawasi anak-anaknya agar tidak keluar rumah hingga larut malam. Patroli kepolisian dibantu warga lebih ditingkatkan agar gangguan Kamtibmas bisa dinetralisir dengan baik,” imbuhnya.

Baca Juga :  Satpel SDA Kecamatan Penjaringan Atasi Genangan di Jalan Muara Baru

Reporter: Yogi Hilmawan

  • Bagikan