Kontraktor di Pekanbaru Ne­kat Bongkar Jembatan, Diduga Karena Belum Dibayar

Alat berat excavator sedang membongkar bagian jembatan di Jalan Letkol Hasan Basri, Pekanbaru, Senin (17/11/25). Foto: Haykal-Durasi.co.id

PEKANBARU, DURASI.ci.id – Jembatan di Jalan Letkol Hasan Basri, Pekanbaru, dibongkar oleh pihak kontraktor, Senin (17/11/2025), diduga karena pembayaran proyek yang dilakukan CV Sultan Hamdan Halmahira oleh Pemerintah Kota Pekanbaru belum diselesaikan.

Hendrik, salah satu kontraktor, menyatakan seluruh pekerjaan proyek telah rampung sesuai spesifikasi, namun pembayaran senilai sekitar Rp1 miliar belum diterima. Salah satu pekerjaan yang masuk daftar tunda bayar adalah pembangunan drainase dan semenisasi jembatan selebar sekitar 8 meter di Jalan Diponegoro dengan nilai kontrak Rp200 juta.

“Kami sudah menyelesaikan semua pekerjaan, tetapi hak kami belum dibayarkan. Kalau tidak dibayar, pembongkaran akan dilanjutkan hingga selesai,” kata Hendrik.

Menurutnya, masih ada lima proyek lain yang belum dibayarkan, termasuk pekerjaan semenisasi jembatan tersebut. Ia mengaku telah menunggu pembayaran lebih dari satu tahun, sementara beberapa pekerjaan dibiayai secara pribadi agar proyek selesai tepat waktu.

Baca Juga :  STQ Desa Kelemantan Barat Resmi Digelar, Momentum Mempererat Ukhuwah Islamiyah

Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Pekanbaru, Martin Manulok, membenarkan adanya tunda bayar untuk proyek tersebut.

Martin menjelaskan proyek sudah masuk daftar pembayaran, namun hanya satu paket yang belum dicairkan.

“Proyeknya cuma satu paket yang masuk tunda bayar. Jika keuangan memungkinkan, kami akan segera membayarkannya. Saya juga sudah menghubungi pihak kontraktor secara langsung,” ungkapnya.

Penulis: Haykal
Editor: Indra