Mulai 30 Oktober, Layanan Penyeberangan Roro Bengkalis Hanya Dua Kapal

Suasana di Pelabuhan Roro Bengkalis. (Foto: Fadil-Durasi.co.id)

BENGKALIS, DURASI.co.id – Mulai 30 Oktober 2025, layanan penyeberangan Roro di Kabupaten Bengkalis akan mengalami perubahan. Jika sebelumnya dilayani tiga kapal, kini hanya dua kapal yang akan beroperasi, yaitu KMP Mutiara Pertiwi 2 dan KMP Swarna Putri.

Hal ini terjadi karena KMP Swarna Dharma harus memasuki masa docking sesuai jadwal pada 29 Oktober 2025.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Bengkalis, Adi Pranoto, melalui Kepala Bidang Pelayaran Dishub Bengkalis, Edi Kurniawan, menjelaskan pihaknya telah berupaya menunda jadwal penghentian operasi KMP Swarna Dharma agar pelayanan penyeberangan tidak terganggu.

“Kami secara teknis sudah berkoordinasi dengan operator kapal. Kami juga menanyakan soal KMP Permata Lestari 3 yang masih dalam proses docking dan seharusnya selesai pertengahan Oktober, namun hingga kini belum bisa beroperasi,” ucap Edi Kurniawan, Kamis (30/10/2025).

Baca Juga :  UIN Suska Riau Universitas Terbaik 4 Nasional Versi UniRank 2021

Ia menambahkan bahwa hingga saat ini Dishub Bengkalis belum menerima surat resmi dari pihak perusahaan kapal yang menyatakan Permata Lestari 3 siap beroperasi kembali.

“Permata Lestari 3 belum menyampaikan surat untuk masuk lintasan. Artinya, proses docking mereka belum selesai,” ungkapnya.

Edi juga mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mengusulkan penundaan docking atau perpanjangan Surat Kelaikan Kapal Penyeberangan (SKKP) bagi KMP Swarna Dharma agar tetap dapat beroperasi sementara. Namun, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pihak operator.

“Kalau sampai tanggal 30 Oktober belum ada laporan dari perusahaan, maka penyeberangan hanya akan dilayani dua kapal, yaitu Mutiara Pertiwi 2 dan Swarna Putri,” katanya.

Baca Juga :  Peningkatan Pemudik di Pelabuhan Sungai Duku Pekanbaru Capai 100 Persen

Ia menjelaskan bahwa Permata Lestari 3 semula dijadwalkan selesai docking pada 21 Oktober 2025. Namun, proses perawatan kapal tersebut belum rampung. Jika kapal itu kembali beroperasi, layanan penyeberangan akan normal kembali dengan tiga kapal seperti sebelumnya.

“Meski terjadi pengurangan armada, layanan penyeberangan tetap berjalan lancar,” ucapnya.

“Dalam sepekan ini, penyeberangan berjalan aman dan lancar. Hanya saja, pada jam-jam pagi hari antrean sempat sepi di pelabuhan, baik di Sungai Selari, Sungai Pakning, maupun Bengkalis,” tambahnya.

Edi mengimbau masyarakat untuk bersabar menghadapi potensi antrean selama masa dua kapal beroperasi.

“Kami berharap proses docking Permata Lestari 3 segera selesai agar layanan penyeberangan kembali optimal dengan tiga kapal,” tuturnya.

Baca Juga :  Harga Karet di Riau Pekan Ini Rata-Rata Turun

Penulis: Fadil
Editor: Indra