SIMEULUE, DURASI.co.id – Pemerintah Kecamatan Simeulue Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) pada Jumat, 27 Februari 2026, dengan mengusung tema peningkatan konektivitas antarwilayah, pemerataan dan peningkatan kualitas layanan dasar publik, serta percepatan pembangunan infrastruktur ekonomi maritim, kelautan, dan pariwisata sebagai transformasi ekonomi biru yang inklusif dan berdaya saing.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan ini dipimpin langsung oleh Camat Simeulue Timur, Ali Afwan. Musrenbang tersebut menjadi forum strategis dalam menyusun prioritas pembangunan kecamatan untuk tahun perencanaan mendatang.
Turut hadir unsur Muspida Kabupaten Simeulue serta Muspika Kecamatan Simeulue Timur, para kepala desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari berbagai unsur pemangku kepentingan lainnya.
Dalam sambutannya, Camat Simeulue Timur, Ali Afwan, menyampaikan bahwa pembangunan konektivitas antarwilayah menjadi kebutuhan mendesak guna membuka akses ekonomi masyarakat, terutama di sektor maritim dan kelautan yang menjadi potensi unggulan daerah.
“Melalui Musrenbang ini, kita berharap lahir program-program prioritas yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya peningkatan infrastruktur dasar, pelayanan publik, serta penguatan sektor perikanan dan pariwisata,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa konsep transformasi ekonomi biru menjadi arah kebijakan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan. Pembangunan pelabuhan, akses jalan menuju sentra produksi, hingga fasilitas pendukung pariwisata bahari menjadi beberapa usulan strategis yang dibahas dalam forum tersebut.
Perwakilan Muspida Kabupaten Simeulue pada kesempatan itu juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah kecamatan, desa, dan kabupaten dalam memastikan setiap usulan pembangunan dapat terakomodasi sesuai skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah.
Melalui Musrenbang ini, diharapkan perencanaan pembangunan di Kecamatan Simeulue Timur dapat berjalan lebih terarah, partisipatif, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara merata dan berkelanjutan. [Dahman Efendi]









