Hukum  

Ngaku Sepupu Ketua PWI Kota Tangerang, Pria 21 Tahun Minta Bantuan ke Wali Kota

Pelaku saat diamankan di Polsek Cipondoh, Kamis (15/5/26). Foto: PWI

TANGERANG, DURASI.co.id – Seorang pria berinisial K (21) diduga mencatut nama Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tangerang, R Herwanto, untuk meminta bantuan dana kepada Wali Kota Tangerang, Sachrudin. Peristiwa itu terjadi di kediaman pribadi Wali Kota Tangerang pada Kamis (15/5/2026) malam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, K mengaku sebagai sepupu Ketua PWI Kota Tangerang. Dengan dalih R Herwanto sedang sakit dan membutuhkan bantuan, ia diduga menghubungi Wali Kota Tangerang melalui pesan singkat untuk meminta sumbangan.

Tidak hanya itu, K juga disebut mendatangi langsung rumah pribadi Sachrudin untuk menyampaikan permintaan bantuan tersebut.

Namun, aksinya terungkap setelah dilakukan penelusuran. Ketua PWI Kota Tangerang, R Herwanto, disebut tidak mengetahui adanya permintaan bantuan yang mengatasnamakan dirinya.

Baca Juga :  KUHP Tidak Berlaku untuk Kegiatan Kemerdekaan Pers

Menindaklanjuti kejadian itu, K diamankan di kediaman Wali Kota Tangerang dan sempat dibawa ke Polsek Cipondoh untuk dimintai keterangan.

Meski demikian, kasus tersebut tidak berlanjut ke proses hukum. Setelah dilakukan pembinaan dan klarifikasi, K dilepaskan usai membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya, termasuk membawa nama Ketua PWI maupun pihak lain untuk meminta bantuan.

Saat dihubungi, R Herwanto yang tengah berada di luar kota mengimbau masyarakat, pejabat, maupun mitra kerja agar lebih waspada terhadap pihak yang meminta bantuan atau uang dengan mengatasnamakan organisasi maupun tokoh tertentu.

“Jika ada pihak yang mengatasnamakan organisasi atau mengaku keluarga dari tokoh tertentu untuk meminta bantuan, sebaiknya terlebih dahulu dilakukan konfirmasi,” ujar Herwanto, Jumat (15/5/2026).

Baca Juga :  Bea Cukai Kepri Gagalkan Penyeludupan Mikol Ilegal Senilai Rp10 Miliar

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak mudah percaya kepada pihak yang mengaku memiliki hubungan keluarga atau kedekatan dengan tokoh tertentu demi memperoleh bantuan ataupun keuntungan pribadi. [aoe]