BATAM, DURASI.co.id – Lonjakan pemudik di Pelabuhan Domestik Sekupang, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) menyebabkan tiket kapal tujuan Dumai dan Tembilahan habis hingga 31 Maret 2025.
Pantauan di lokasi, Rabu (26/3/2025), ribuan penumpang terus memadati pelabuhan, dengan sebagian besar kapal berangkat dalam kondisi penuh.
Kepala Satuan Kerja Pelabuhan Domestik Sekupang, Riyanto, mengatakan bahwa arus mudik kali ini mengalami peningkatan signifikan, terutama pada rute favorit seperti Dumai dan Tanjung Buton.
“Keberangkatan hari ini sangat padat, terutama ke Dumai yang paling banyak peminatnya. Untuk mengakomodasi lonjakan ini, kami menambah lima kapal tujuan Dumai dan dua kapal ke Buton,” ujar Riyanto.
Ia mengimbau masyarakat yang belum mendapatkan tiket agar bersabar dan tidak memaksakan diri untuk mudik dalam waktu dekat.
Sementara itu, Kepala KSOP Pelabuhan Domestik Sekupang, Parsaoran, memperkirakan lonjakan penumpang masih akan terus berlangsung hingga puncaknya pada 27-28 Maret 2025.
“Untuk mengantisipasi kepadatan, jam operasional pelabuhan diperpanjang, dimulai sejak pukul 02.00 WIB hingga keberangkatan terakhir pada 18.00 WIB. Kami sudah mulai operasi dari pukul 03.00 WIB pagi,” kata Parsaoran.
Selama musim mudik ini, beberapa rute yang paling diminati pemudik antara lain Dumai, Buton, Bengkalis, Selat Panjang, dan Tanjung Balai Karimun. “Rute ini yang paling ramai,” ujar Riyanto.
Harga tiket kapal di Pelabuhan Domestik Sekupang mengalami pembaruan untuk berbagai rute tujuan. Tarif perjalanan ke Tanjung Balai Karimun saat ini dibanderol Rp103.000, sementara rute menuju Selat Panjang dikenakan biaya Rp270.000.
Untuk penumpang yang ingin menuju Tanjung Buton, harga tiket mencapai Rp440.000, sedangkan rute Sekupang-Bengkalis tersedia dengan tarif Rp480.000. Adapun perjalanan terjauh menuju Dumai menjadi yang paling mahal, dengan harga tiket mencapai Rp590.000.
Penulis: Simon
Editor: Aliman








