Opini  

Pemberian Nama

Redaksi Durasi
Dosi Nada. (Foto: Dok Pribadi)

Oleh Dosi Nada (Mahasiswi)

CERITA ini pastinya dari orang tuaku, semoga bisa menjadi cerita yang mengesankan ya. Jadi aku mau menceritakan asal muasal namaku, ternyata namaku sudah di persiapkan oleh orang tuaku sejak mereka masih gadis dan bujang loh.

Kedua orang tua aku itu sama-sama suka nyanyi dan mamaku naksir sama papaku itu
karena dengar papa nyanyi katanya sih mirip-mirip dengan suara Frengky Sahilatua seorang penyanyi dan penulis lagu Indonesia yang dikenal dengan lagu-lagu bertemakan kehidupan sosial dan kritik itu.

Ketika mereka berdua bertemu karena keduanya suka bernyanyi maka mereka
membahas-bahas tangga nada dan seperti menggabungkan kedua nama mereka berdasarkan tangga nada tersebut, sang bapak anak pertama berarti tangga nadanya “Do” dan mamanya anak ke-7 maka tangga nadanya “Si” mereka menggabungkannya menjadi “Dosi” dapatlah nama DOSI dan keduanya mengatakan bagus juga ya nama ini tetapi saat itu, tidak ada kepikiran untuk menjadi nama seorang anak, bisa jadi hanya menjadi nama dari ciri khas mereka dan bahkan nama Dosi tersebut sudah digunakan oleh mamaku sejak gadis sebagai penyimpanan-penyimpanan file di kantor gitu, kebetulan zaman dulu laptop belum menjamur jadi penggunaan komputer umum dalam 1 ruangan untuk beberapa divisi sehingga semua staf di ruangan itu menggunakan 1 komputer yang tersedia dengan membuka folder file masing-masing.

Baca Juga :  Strategi Militer Jenderal Andika, Tonggak Terbaik Untuk Indonesia

Karyawan lain menyimpan file dengan nama sendiri sementara mamaku menyimpan
nama filenya dengan nama yang berbeda dengan dirinya. Kebetulan mamaku kan jabatannya manager pushasing ya ketika ada pembuatan souvenir untuk seluruh karyawan pada saat annual gathering perusahaan itu mamaku yang order dan salah satunya mamaku mengorder atas nama lagi-lagi atas nama Dosi.

Nah, ini sempat jadi ricuh nih karena yang bagi itu staf keuangan  bukan mamaku jadi setelah dibagi-bagi ini yang atas nama Dosi siapa yang punya ya, trus mamaku dating dan langsung ambil dan tanda tangan aja di atas nama mamaku tanpa ada yang memperhatikannya, staff keuangannya juga kan tidak memperhatikannya.

Baca Juga :  Selamat Ulang Tahun ke-45 Istriku Tercinta

Kembali ke laptop, ternyata mama dan papaku berjodoh sehingga mereka menikah dan mamaku mempersiapkan nama belakang anak-anaknya kelak, yang berbau nama mama dan papaku jadilah sebuah nama belakang anak-anaknya yaitu “Fatmawati/Armawan”.

Ketika aku lahir dan perempuan mamaku langsung memberi namaku “Dosi Fatmawati”
dan setelah itu mamaku kepikiran kalau nanti aku besar ingin terjun ke dunia entertaiment
mamaku tidak mau kalau aku menggunakan full real name.

Jadi kesimpulannya sebelum aku dilahirkan sudah dipersiapkan menjadi aktris besar
sehingga mama mau agar aku terus mengikuti kegiatan apa saja di luar sekolah maka mama ketika perlombaan mama memberi namaku “Dosi Nada” dimana Dosi berasal dari tangga nada diambil nadanya.

Baca Juga :  Hukum Indonesia Yang Tajam ke Bawah Tumpul ke Atas

Ternyata Allah SWT merespon semua doa-doa sang mama, sejak lahir aku memang menggemaskan, lincah, pintar, bertanggung jawab, ramah murah senyum & bahkan berkarakter. Setelah besar sedikit aku suka menegur-menegur siapa saja yang aku jumpai. Jadi nama dunia mayaku DOSI NADA.