Pemdes Pambang Pesisir Ucapkan Terima Kasih kepada Pemkab Bengkalis, DPRD dan Pemerintah Pusat

KKP mengunjungi Desa Pambang Pesisir, Kamis (6/11/25). Foto: Dok Kades Pambang Pesisir

BENGKALIS, DURASI.co.id – Desa Pambang Pesisir, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis kini semakin memantapkan langkahnya untuk menjadi model percontohan dalam program strategis nasional Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Hal tersebut disampaikan Pj Kepala Desa Pambang Pesisir, Muhammad Yusuf. Semangat optimisme itu tampak jelas saat tim verifikasi dan konsultan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengunjungi desa tersebut pada 5 dan 6 November 2025.

“Kunjungan ini bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata komitmen pemerintah pusat dalam mendukung pengembangan sektor perikanan di daerah,” ungkapnya, Sabtu (8/11/2025).

Ia menyampaikan bahwa kehadiran sejumlah tokoh penting daerah semakin memperkuat sinyal positif bagi Pambang Pesisir.

“Kita dapat melihat sendiri dukungan dari Pemkab Bengkalis, seperti Kepala Dinas Perikanan Bengkalis Sopian dan anggota DPRD Provinsi Riau Sopian. Kami masyarakat Pambang Pesisir semakin bersemangat,” ucapnya.

Muhammad Yusuf menjelaskan bahwa kunjungan tim verifikasi KKP tersebut merupakan tindak lanjut dari surat resmi bernomor B.943/DJPT.6/TU.330/IX/2025, yang menegaskan urgensi pembangunan KNMP Tahap II di 35 lokasi potensial di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Mal SKA Pekanbaru Rayakan HUT ke-20 dengan Konser dan Program Berhadiah Mobil

“Salah satunya adalah Desa Pambang Pesisir, yang dinilai memiliki potensi sangat besar untuk menjadi model sukses berkat dukungan solid dari berbagai elemen masyarakat dan pemerintah daerah. Potensi ini tidak hanya terlihat pada sumber daya alam yang melimpah, tetapi juga semangat gotong royong dan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahapan perencanaan dan pelaksanaan program,” terangnya.

Fokus utama kegiatan verifikasi tersebut adalah evaluasi mendalam terhadap kesiapan infrastruktur dan suprastruktur desa. Tim KKP memastikan Pambang Pesisir memiliki fondasi yang kuat untuk mengimplementasikan program KNMP secara efektif.

Ia menjelaskan, program KNMP mencakup pembangunan dan peningkatan sarana fisik yang dibutuhkan masyarakat nelayan seperti tambatan perahu, pabrik es modern untuk menjaga kualitas hasil tangkapan, alat pendingin yang efisien, mesin kapal motor yang andal, jaring berkualitas, serta peralatan pendukung lainnya.

Baca Juga :  Pemkab Bengkalis Matangkan Persiapan HUT ke-513, Usung Semangat "Bermarwah Menuju Kemajuan"

“Program ini juga memberikan perhatian pada peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan dan pendampingan yang sesuai kebutuhan. Saat ini, KKP tengah menyusun dokumen perencanaan teknis (Engineering Estimate dan Detail Engineering Design) agar pembangunan berjalan terencana, terukur, dan sesuai standar kualitas yang tinggi,” jelasnya.

Keterlibatan aktif pemerintah daerah, termasuk tenaga ahli sipil yang kompeten, sangat diharapkan untuk mempercepat proses tersebut. Pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan masukan konstruktif serta memastikan kesesuaian pembangunan dengan kondisi geografis dan sosial budaya setempat.

“Inisiatif Kampung Nelayan Merah Putih ini bukan hanya proyek pembangunan fisik, tetapi upaya komprehensif dan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat nelayan secara menyeluruh,” katanya.

“Dengan dukungan penuh pemerintah pusat dan daerah serta partisipasi aktif masyarakat, Desa Pambang Pesisir diharapkan menjadi simbol kemajuan dan kesejahteraan bagi komunitas nelayan di Indonesia,” imbuhnya.

Baca Juga :  Kalah 2-1 dari PSIM, PSPS Pekanbaru Harus Lanjutkan Perjuangan di Play-Off

Ia menambahkan, Desa Pambang Pesisir patut berbangga karena termasuk dalam daftar 100 desa yang menerima manfaat langsung dari program KNMP. Bantuan tersebut tidak hanya berupa pembangunan infrastruktur, tetapi juga dukungan finansial dan pendampingan teknis untuk Koperasi Merah Putih Desa Pambang Pesisir.

“Koperasi ini diharapkan menjadi motor penggerak perekonomian lokal dan wadah masyarakat nelayan untuk mengembangkan usaha perikanan secara kolektif. Dukungan ini sejalan dengan program strategis Presiden Prabowo yang menempatkan sektor perikanan sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional,” ujarnya.

Terakhir, Muhammad Yusuf menyampaikan apresiasi kepada Bupati Bengkalis Kasmarni atas dukungan penuh yang diberikan.

“Atas nama masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Bengkalis, DPRD Provinsi Riau, Camat Bantan, dan Pemerintah Pusat atas dukungan yang telah diberikan kepada desa yang kami cintai ini,” tuturnya.

Penulis: Fadil
Editor: Indra