BATAM, DURASI.co.id – PT PLN Batam menjalin kerja sama dengan PT Equator Gate System Batam untuk memasok kebutuhan listrik bagi pembangunan pusat data (data center) di kawasan Nongsa, Kota Batam. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) sebagai langkah memperkuat ekosistem digital di Batam.
Melalui perjanjian tersebut, PLN Batam akan menyediakan pasokan listrik secara bertahap guna mendukung operasional data center berskala besar yang tengah dikembangkan PT Equator Gate System Batam.
Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, mengatakan kolaborasi ini memiliki nilai strategis, tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi perkembangan Batam sebagai kawasan investasi dan pusat ekonomi digital di Indonesia.
“Kerja sama ini bukan sekadar penyediaan tenaga listrik, tetapi merupakan bentuk kepercayaan sekaligus komitmen bersama dalam membangun ekosistem digital yang kuat di Batam. PLN Batam hadir untuk memastikan bahwa kebutuhan energi bagi pengembangan data center dapat dipenuhi secara andal, terukur, dan berkelanjutan,” ujar Kwin Fo.
Menurutnya, pembangunan data center menjadi salah satu pendorong transformasi Batam menuju kawasan berbasis teknologi tinggi dan ekonomi digital.
“Melalui kolaborasi ini, kami ingin menunjukkan bahwa Batam sangat siap menjadi pusat pengembangan data center dan ekonomi digital yang didukung oleh infrastruktur energi yang andal dan berkelanjutan,” katanya.
Kwin Fo juga menyampaikan apresiasi kepada PT Equator Gate System Batam atas kepercayaan yang diberikan kepada PLN Batam. Ia turut mengucapkan terima kasih kepada BP Batam yang dinilai konsisten mendukung kemudahan investasi bagi sektor teknologi dan ekonomi digital.
Sementara itu, Direktur PT Equator Gate System Batam, Efendi, mengungkapkan pihaknya akan membangun EGS AI Data Center di Nongsa dengan nilai investasi mencapai 5 miliar dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp88 triliun.
Pusat data berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) tersebut akan berdiri di atas lahan seluas 30 hektare. Fasilitas itu dirancang sebagai pusat pemrosesan AI, machine learning, dan cloud computing modern yang melayani kawasan Asia Tenggara.
Efendi mengatakan, keandalan pasokan energi dari PLN Batam menjadi salah satu faktor utama dalam mendukung operasional data center tersebut.
“Penandatanganan PJBTL ini merupakan komitmen bersama untuk menghadirkan infrastruktur data center yang andal, efisien, dan berkelanjutan di Indonesia,” ujarnya.
Ia berharap investasi tersebut mampu memperkuat posisi Batam sebagai pusat infrastruktur digital regional, sekaligus mendorong masuknya investasi baru, pengembangan talenta digital, dan pertumbuhan industri berbasis teknologi tinggi.
Di sisi lain, Pelaksana Harian Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Li Claudia Chandra, menilai penandatanganan PJBTL menjadi langkah penting dalam memperkuat posisi Batam sebagai koridor infrastruktur digital global bersama Singapura dan Johor.
“BP Batam menyambut baik komitmen investasi mega proyek EGS AI Data Center di Nongsa. Ini bukan hanya tentang pembangunan data center, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun ekosistem digital yang kuat dan berdaya saing,” kata Li Claudia Chandra.
Ia menekankan bahwa ketersediaan pasokan listrik yang stabil dan berkelanjutan menjadi salah satu faktor penentu dalam menarik investasi di sektor digital dan teknologi informasi.
Karena itu, BP Batam berharap PLN Batam terus menjaga keandalan sistem kelistrikan untuk mendukung operasional industri strategis tersebut.
“Kesiapan energi merupakan salah satu kunci utama dalam meningkatkan daya tarik investasi di Batam, khususnya untuk sektor berbasis teknologi dan digital. Kami ingin menunjukkan bahwa Batam siap menjadi pusat pengembangan data center dan ekonomi digital di kawasan,” ujarnya.
Li Claudia menambahkan, proyek strategis tersebut diharapkan memberikan dampak berganda bagi masyarakat, mulai dari terbukanya lapangan kerja baru, meningkatnya kualitas sumber daya manusia di bidang teknologi tinggi, hingga memperkuat daya saing Batam di tingkat nasional maupun regional. [man]








