Produktivitas Petani Meningkat Dua Kali Lipat, Bupati Monadi Panen Raya di Talang Kemulun

Bupati Kerinci Monadi bersama masyarakat memanen padi pada kegiatan panen raya di Desa Talang Kemulun, Kecamatan Danau Kerinci, Senin (13/10/25). Foto: Harpai-Durasi.co.id

KERINCI, DURASI.co.id – Suasana semarak dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan panen raya padi di Desa Talang Kemulun, Kecamatan Danau Kerinci, Senin (13/10/2025). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Kerinci Monadi, yang ikut turun ke sawah memanen padi bersama masyarakat setempat.

Turut mendampingi Bupati, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Radium Halis, Camat Danau Kerinci Muhammad Yasin, petugas BPS Kerinci, Babinsa Koramil Danau Kerinci, serta para kepala desa di wilayah Kecamatan Danau Kerinci.

Menariknya, padi yang dipanen kali ini merupakan hasil tanam yang dilakukan bersama antara masyarakat dan Bupati Kerinci beberapa bulan lalu. Kini, hasilnya melimpah dan menggembirakan.

“Kita bersyukur, hasil panen hari ini sangat baik. Ini bukti bahwa dengan pembinaan dan kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, pertanian di Kerinci terus mengalami kemajuan,” ujar Bupati Monadi.

Baca Juga :  Bupati Tanjab Barat Hadiri Pelantikan Direktur Perumda Air Minum Pengabuan

Monadi menjelaskan, sebelumnya masyarakat di Desa Talang Kemulun hanya menanam padi sekali dalam setahun. Namun kini, berkat penerapan pola tanam yang lebih efisien dan penggunaan benih unggul, petani sudah mampu menanam dua kali setahun.

“Dulu masyarakat menanam sekali setahun. Sekarang bisa dua kali. Ini capaian yang sangat menggembirakan,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan produksi pertanian, Pemerintah Kabupaten Kerinci menyerahkan bantuan benih padi sebanyak 3 ton dengan nilai sekitar Rp39 juta, serta satu unit mesin hidrotiler untuk mendukung efisiensi pengolahan lahan.

Sementara itu, Kadis TPH Kerinci Radium Halis menyampaikan bahwa hasil panen kali ini menjadi bukti nyata keberhasilan program peningkatan indeks pertanaman (IP) di Kabupaten Kerinci.

Baca Juga :  Harga Minyakita di Pekanbaru Tak Terkendali, Tembus Rp20 Ribu per Liter

“Melalui pendampingan dan penggunaan benih unggul, kami dorong petani agar bisa menanam lebih dari sekali dalam setahun. Dengan begitu, pendapatan petani meningkat dan ketahanan pangan daerah semakin kuat,” ungkap Radium.

Penulis: Harpai
Editor: Aliman