BATAM, DURASI.co.id – Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disnakerkop UM) Kota Tanjungpinang memfasilitasi rekrutmen tenaga kerja bekerja sama dengan PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS) Cabang Batam pada Selasa (26/5/2026). Langkah ini dilakukan untuk memperluas peluang kerja bagi masyarakat sekaligus membantu menekan angka pengangguran terbuka di daerah tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disnakerkop dan Usaha Mikro Kota Tanjungpinang, Muhammad Yatim, mengatakan pemerintah daerah berperan sebagai penghubung antara pencari kerja dan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.
“Pemko menyediakan fasilitas secara gratis dan mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan sesuai kebutuhan tenaga kerja di Tanjungpinang,” kata Yatim.
Ia menjelaskan, proses rekrutmen dimulai melalui pendaftaran secara daring lewat aplikasi e-rekrutmen milik PT PKSS. Setelah itu, pelamar yang memenuhi syarat mengikuti tahapan wawancara langsung di Kantor Disnakerkop dan Usaha Mikro Kota Tanjungpinang.
Dari total 50 orang yang mendaftar, sebanyak 30 pelamar mengikuti sesi wawancara untuk posisi frontliner dan field collection di Bank BRI Tanjungpinang.
Relationship Officer PT PKSS, Muhammad Fahreza, mengungkapkan seleksi dilakukan melalui beberapa tahapan. Proses tersebut mencakup wawancara awal, psikotes, wawancara user di kantor cabang, wawancara di kantor wilayah, hingga pemeriksaan kesehatan atau medical check up.
Menurut Fahreza, pelamar yang belum dinyatakan lolos tetap akan dimasukkan dalam basis data perusahaan untuk kebutuhan tenaga kerja berikutnya.
“Data pelamar tetap kami simpan sebagai buffer stock. Jika ada kebutuhan formasi lain, akan kami prioritaskan kembali,” ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi dengan Disnakerkop UM Kota Tanjungpinang bertujuan mempermudah penyebaran informasi lowongan kerja agar lebih tepat sasaran dan dapat diakses masyarakat secara resmi.
“Dengan kerja sama ini, informasi lowongan kerja lebih terarah dan dapat diakses pencari kerja melalui Disnaker,” katanya.
Salah seorang pelamar, Nika (23), warga Dompak, mengaku mengetahui informasi lowongan pekerjaan tersebut melalui aplikasi e-rekrutmen PKSS dan media sosial. Ia mengikuti wawancara untuk posisi frontliner.
“Alhamdulillah proses wawancara berjalan lancar, semoga diterima,” ucap Nika. [mon]







