Resmi Pimpin DPRD Buteng, Syarifuddin Tegaskan DPRD Milik Seluruh Rakyat, Bukan Golongan Tertentu

Prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan Syarifuddin sebagai Ketua DPRD Buteng di Aula Gedung DPRD, Rabu (30/9/26). Foto: Suadi/Durasi.co.id

BUTENG, DURASI.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buton Tengah resmi memiliki ketua baru. Syarifuddin diambil sumpah dan janjinya sebagai Ketua DPRD melalui mekanisme Penggantian Antarwaktu (PAW) untuk sisa masa jabatan periode 2024–2029. Prosesi tersebut berlangsung dalam rapat paripurna di Aula Kantor DPRD Buteng, Rabu (30/9/2026).

Dalam agenda yang sama, Azaluddin juga resmi dilantik sebagai anggota DPRD Buteng melalui mekanisme PAW untuk mengisi kursi legislatif yang sebelumnya ditinggalkan.

Pergantian tersebut dilakukan menyusul meninggalnya Ketua DPRD sebelumnya, almarhum Sa’al Musrimin Haadi. Berdasarkan keputusan DPP PDI Perjuangan, Syarifuddin ditetapkan sebagai Ketua DPRD, sementara Azaluddin, yang merupakan peraih suara terbanyak kedua pada daerah pemilihan (dapil) yang sama, ditetapkan sebagai anggota legislatif pengganti.

Pelaksanaan pengambilan sumpah dan janji tersebut juga telah memperoleh persetujuan resmi melalui Keputusan Gubernur Sulawesi Tenggara tertanggal 22 September 2026 tentang Peresmian Pemberhentian dan Pengangkatan Pengganti Antarwaktu DPRD Buteng.

Pengucapan sumpah dan janji jabatan Syarifuddin dipandu langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Pasarwajo, Ivan Budi Hartanto. Sementara itu, pengambilan sumpah dan janji Azaluddin dipandu oleh Ketua DPRD Buteng, Syarifuddin.

Baca Juga :  Gubernur Ansar Luncurkan Program Kampung Pangan Laut Dukung Ekonomi Biru Kepri

Rapat paripurna tersebut turut dihadiri Bupati Buteng, Azhari, Wakil Bupati Adam Basan, Sekretaris Daerah Armin, para asisten dan staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan KPU dan Bawaslu Buteng, para camat, kepala desa/lurah, tokoh pemuda, serta sejumlah undangan dari berbagai desa.

Dalam pidato perdananya setelah resmi menjabat, Syarifuddin menegaskan bahwa jabatan Ketua DPRD bukan sekadar kedudukan maupun kehormatan, melainkan amanah dan tanggung jawab besar yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, lembaga, bangsa, negara, serta kepada Allah SWT.

“DPRD bukanlah milik satu kelompok, satu partai, atau satu golongan. DPRD adalah rumah bersama bagi seluruh masyarakat Buteng,” tegas Syarifuddin.

Ia menyatakan komitmennya untuk menjalankan kepemimpinan lembaga legislatif secara adil dan terbuka serta mengedepankan prinsip musyawarah. Menurutnya, perbedaan pandangan politik merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari demokrasi. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh mengesampingkan tujuan utama dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Gubernur Ansar Dorong Kolaborasi OJK dan Pemda untuk Perluas Akses Keuangan di Kepri

Terkait hubungan kerja dengan Pemerintah Kabupaten Buteng, Syarifuddin menekankan pentingnya membangun kemitraan yang harmonis, profesional, dan konstruktif.

Ketua DPRD Buteng bersama Wakil Ketua I dan II berfoto bersama Kapolres, Dandim, serta perwakilan Pengadilan Negeri usai prosesi pelantikan, Rabu (30/9/26).

Ia menjelaskan bahwa sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah bukan berarti lembaga legislatif harus selalu menyetujui seluruh kebijakan pemerintah. Begitu pula sebaliknya, bukan berarti DPRD harus selalu berada pada posisi berseberangan dengan pemerintah.

“Ketika ada kebijakan yang baik untuk masyarakat, kita dukung. Ketika ada hal yang perlu dikritisi, kita sampaikan secara objektif. Dan ketika ada persoalan yang harus diselesaikan, kita duduk bersama mencari jalan keluarnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Syarifuddin menegaskan bahwa DPRD akan tetap menjalankan tiga fungsi utamanya, yakni pembentukan peraturan daerah, fungsi anggaran, dan fungsi pengawasan. Ketiga fungsi tersebut, kata dia, harus dilaksanakan dengan menjadikan suara dan aspirasi masyarakat sebagai pijakan utama dalam merumuskan setiap kebijakan.

“Dalam menjalankan fungsi tersebut, kita ingin membangun lembaga legislatif yang responsif, transparan, berintegritas, dan benar-benar bekerja untuk kepentingan rakyat Buteng,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemko Batam Perluas Layanan Pendaftaran Parkir Berlangganan, Bisa di BCS dan Kantor Wali Kota

Ia juga mengajak seluruh anggota DPRD untuk mengesampingkan perbedaan politik ketika berhadapan dengan kepentingan masyarakat.

“Kita boleh berbeda partai, berbeda pilihan politik, bahkan berbeda pandangan dalam suatu persoalan. Namun, menyangkut kepentingan rakyat, kita harus berdiri dalam satu barisan,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Syarifuddin turut menyampaikan penghormatan dan apresiasi setinggi-tingginya atas jasa serta pengabdian almarhum Sa’al Musrimin Haadi yang sebelumnya memimpin lembaga DPRD Buteng.

Menurutnya, dedikasi dan rekam jejak almarhum merupakan bagian penting dari sejarah perjalanan lembaga legislatif di Buteng yang patut dikenang dan dihargai.

Menutup pidato perdananya, anggota DPRD dua periode dari Dapil I Lakudo tersebut memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Buteng agar dapat menjalankan amanah dengan baik.

Ia juga mengajak jajaran eksekutif, instansi vertikal, tokoh masyarakat, insan pers, serta seluruh elemen daerah untuk terus menjaga kebersamaan dan memperkuat semangat gotong royong demi mendorong kemajuan Buteng. [adv]