PEKANBARU, DURASI.co.id – Pascasarjana UIN Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau menggelar workshop khusus bertajuk Pembinaan Kemahasiswaan dan Metodologi Penelitian & Pengembangan (R&D) pada Rabu (12/11/2025) di Hotel Royal Asnof Pekanbaru.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas dan kompetensi mahasiswa agar mampu menghasilkan riset yang aplikatif dan inovatif di bidang masing-masing. Workshop yang berlangsung meriah ini diikuti antusias oleh mahasiswa S2 dan S3.
Ketua panitia, Nur Aisyah Zulkifli, menyampaikan apresiasi atas minat peserta yang melebihi kuota awal 150 orang menjadi 181 orang, sehingga sebagian peserta difasilitasi melalui Zoom.
“Kegiatan ini menekankan metodologi R&D dengan tujuan utama menghasilkan produk nyata dari tesis dan disertasi,” ujarnya.
Nur Aisyah menegaskan bahwa riset di Pascasarjana harus menciptakan inovasi aplikatif, baik berupa model pembelajaran, media, maupun instrumen.
Sementara itu, Direktur Pascasarjana UIN Suska Riau, Helmiati, menekankan bahwa workshop R&D lebih dari sekadar kegiatan akademik rutin.
“Kegiatan ini merupakan upaya memperkuat budaya riset dan etos ilmiah mahasiswa,” kata Helmiati.
Ia menekankan bahwa studi Pascasarjana tidak hanya untuk menambah pengetahuan, tetapi juga menemukan hal baru dan memberikan kontribusi pada ilmu pengetahuan.
“Riset R&D menuntut peneliti tidak hanya mengumpulkan data, tetapi juga merancang solusi tepat dan menguji kelayakan produk agar menghasilkan perubahan signifikan dan bermanfaat,” tuturnya.
Helmiati menyambut kehadiran narasumber, Sugiyono dan Neni Hermita, serta mendorong peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan untuk menghasilkan penelitian yang inovatif, aplikatif, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Dalam paparan materinya, Sugiyono menjelaskan bahwa mempelajari metodologi R&D memberikan manfaat signifikan dan bersifat global bagi mahasiswa Pascasarjana. R&D tidak hanya menuntun mahasiswa menyelesaikan tesis atau disertasi, tetapi juga mencetak ilmuwan yang mampu menghasilkan solusi nyata dan produk inovatif, baik berupa model pembelajaran, media, maupun instrumen.
“Riset ini mengubah upaya ilmiah menjadi aplikasi nyata yang dibutuhkan untuk mengatasi berbagai masalah global, sekaligus memperkuat etos ilmiah dan pola pikir kritis mahasiswa. Mahasiswa diajarkan mengidentifikasi masalah nyata di lapangan serta merancang solusi melalui siklus desain, pengembangan, dan validasi yang ketat. Hasil riset yang diperoleh diharapkan mampu memberikan kontribusi ilmiah dan teori baru serta meningkatkan daya saing global sebagai pemimpin dan ilmuwan yang mampu menyelesaikan masalah kompleks,” katanya.
Penulis: Haykal
Editor: Indra







