Rita Pasaraya Cilacap Ludes Terbakar, Api Menyala hingga Dini Hari

Kobaran api membakar bangunan Rita Pasaraya Cilacap, Senin (2/2/26). Foto: Ikhwanudin/Durasi.co.id

CILACAP, DURASI.co.id – Kebakaran hebat melanda pusat perbelanjaan Rita Pasaraya Cilacap yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Cilacap, pada Senin malam (2/2/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan seluruh bangunan utama tiga lantai ludes terbakar, termasuk sejumlah bangunan usaha di sekitarnya.

Menurut salah seorang warga sekitar, asap tebal pertama kali terlihat sekitar pukul 21.30 WIB dari dalam gedung Rita Pasaraya setelah seluruh aktivitas operasional berakhir dan hanya menyisakan petugas keamanan yang berjaga. Petugas keamanan sempat melakukan upaya pemadaman awal menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Namun, api dengan cepat membesar dan tidak dapat dikendalikan.

‘Sekitar pukul 21.50 WIB, kobaran api mulai menyambar keluar gedung dan dengan cepat menjalar, menghanguskan seluruh isi bangunan tiga lantai Rita Pasaraya. Api juga merembet ke sejumlah bangunan usaha di sekitar lokasi, di antaranya toko sepatu, Sport Station, Showroom dan Service Center Blode, Sushi Japanese Food, serta Batik Kencana Ungu. Banyaknya material mudah terbakar di dalam gedung menyebabkan api cepat membesar dan sulit dipadamkan,” katanya.

Baca Juga :  Bupati Mansur Hidayat: Wujudkan Visi Misi Kabupaten Pemalang Harus Loyal

Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut segera berdatangan ke lokasi. Kepanikan sempat terjadi akibat besarnya kobaran api disertai asap hitam pekat yang membumbung tinggi. Arus lalu lintas di sekitar kawasan Jalan Ahmad Yani sempat tersendat. Bahkan, akses jalan terpaksa ditutup sementara guna memperlancar proses pemadaman dan menjamin keselamatan masyarakat.

Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cilacap yang menerima laporan segera mengerahkan sejumlah unit mobil pemadam ke lokasi kejadian. Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena luasnya area gedung dan besarnya kobaran api. Api baru berhasil dikendalikan sekitar pukul 03.00 WIB, Selasa (3/2/2026). Setelah itu, petugas melanjutkan proses pendinginan karena masih ditemukan beberapa titik api.

Baca Juga :  Warga Kecewa, Bantuan Pakaian Bekas untuk Korban Banjir Sobek dan Tak Layak Pakai

Informasi awal yang diterima petugas piket Pusdalops BPBD Kabupaten Cilacap berasal dari petugas keamanan Rita Pasaraya. Berdasarkan keterangan sementara, kebakaran diduga berawal dari percikan api di area toko roti. Namun demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian, dan lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi.

Dalam penanganan kebakaran ini, BPBD Kabupaten Cilacap bersama unsur terkait mengerahkan berbagai sumber daya, antara lain dua unit tangki air bersih, dua unit kendaraan pikap pembawa selang pemadam, serta melakukan pemantauan titik api menggunakan drone untuk membantu proses pemadaman dan pendinginan.

Sejumlah unsur terlibat dalam penanganan kebakaran, meliputi Damkar Pemkab Cilacap, Damkar Pertamina, Damkar PLTU Bunton dan S2P, Damkar PT SBI Cilacap, Damkar Pelindo, Water Cannon Polresta Cilacap, serta bantuan dari Damkar Banyumas dan Banjarnegara. Selain itu, ambulans PMI, BAZNAS, dan Siaga Peduli Cilacap, bersama relawan kebencanaan dan Redkar, turut disiagakan di lokasi kejadian.

Baca Juga :  Jalan Penghubung Dermaga KITB Siak Ambruk, Mobil Avanza Tercebur ke Laut

Hingga berita ini diterbitkan, tidak terdapat laporan korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai miliaran rupiah, mengingat seluruh bangunan dan isi gedung Rita Pasaraya ludes terbakar. Saat ini, proses pendataan dan perhitungan kerugian masih terus dilakukan oleh pihak terkait.

BPBD Kabupaten Cilacap mengimbau masyarakat untuk tetap menjauh dari lokasi kejadian, tidak menghalangi akses petugas, serta menunggu informasi resmi dari pihak berwenang terkait perkembangan lebih lanjut. [Ikhwanudin]