BATAM, DURASI.co.id – Keberadaan tower telekomunikasi milik penyedia layanan internet Gonet Batam yang berdiri di halaman Pondok Pesantren (Yayasan) Salafiyah Ula Al-Falah As-Syafiyyah, Bengkong Nusantara Utama, Kelurahan Bengkong Sadai, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, menjadi sorotan. Selain dinilai tidak lazim, keberadaan tower tersebut menimbulkan pertanyaan terkait prosedur perizinan dan aspek keselamatan peserta didik.
Berdasarkan pantauan Durasi.co.id pada Selasa (16/12/2025), tower tersebut tampak menjulang tinggi di halaman Yayasan Salafiyah Ula Al-Falah As-Syafiyyah, berdekatan dengan aktivitas para peserta didik. Di lokasi yang sama juga berlangsung penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sorotan tidak hanya tertuju pada lokasi tower, tetapi juga pada keberadaan kantor Gonet Batam yang beralamat di Komplek Nusantara Garden, Batam Centre. Kantor tersebut tidak dilengkapi plang atau papan nama perusahaan. Hasil penelusuran di lapangan tidak menemukan identitas kantor, meskipun aktivitas operasional terlihat berlangsung.
Sumber Durasi.co.id menyebutkan bahwa di kantor tanpa plang nama tersebut terdapat perangkat server.
“Di kantor tanpa plang nama itu ada server,” kata dia.

Sementara itu, Firman, yang mengaku sebagai teknisi Gonet Batam, saat ditemui di yayasan menyatakan bahwa tower yang berdiri di halaman pondok pesantren telah mengantongi izin dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam.
“Saat membikin tapaknya (tower) sudah ditinjau orang dinas,” kata Firman.
Namun, pernyataan tersebut dibantah oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Batam, Rudi Panjaitan. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mengeluarkan izin maupun rekomendasi terkait pendirian tower tersebut.
“Tidak ada. Boleh dicarikan informasinya ke Dinas CKTR (Cipta Karya dan Tata Ruang) ya. Semua perizinan ada di CKTR,” ujar Rudi.
Durasi.co.id telah melakukan konfirmasi kepada Kepala Dinas CKTR Batam, Azril Apriansyah, dan UPT Pengawasan CKTR Batam, Deki, namun keduanya belum memberikan tanggapan.
Upaya konfirmasi juga dilakukan kepada Admin Gonet Batam, Ardi, serta Customer Service Gonet Batam melalui pesan WhatsApp sejak Selasa (16/12/2025). Namun hingga berita ini diterbitkan tidak merespons. [yen]







