Sigit Budiarto Resmi Dilantik Jadi Sekdakab Madiun, Dorong Konsolidasi dan Inovasi Birokrasi

Bupati Madiun Hari Wuryanto melantik Sigit Budiarto sebagai Sekda Kabupaten Madiun di Pendopo Muda Graha, Rabu (29/4/26). Foto: Rofi/Durasi.co.id

MADIUN, DURASI.co.id – Sigit Budiarto resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Madiun oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto, Rabu (29/4/2026). Prosesi pelantikan berlangsung di Pendopo Muda Graha dan dirangkaikan dengan pengambilan sumpah sejumlah pejabat administrator dan pengawas.

Pengangkatan Sigit berdasarkan Keputusan Bupati Madiun Nomor 100.3.3.2/302/KPTS/402.013/2026. Ia kini menjabat sebagai Sekda definitif setelah sebelumnya mengemban tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) sejak 1 Desember 2025 dan Penjabat (Pj) sejak 15 Desember 2025.

Dalam sambutannya, Bupati Hari Wuryanto menegaskan posisi Sekda sebagai figur kunci dalam menggerakkan roda birokrasi di daerah. Menurutnya, Sekda memiliki peran strategis sebagai koordinator sekaligus pemimpin aparatur sipil negara (ASN).

“Sekda adalah pemimpin tertinggi ASN di Kabupaten Madiun, ibarat dirigen yang mengatur harmoni kerja birokrasi. Loyalitas dan kepatuhan menjadi kunci,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya integritas dan keteladanan dalam kepemimpinan. Menurutnya, sikap dan keputusan seorang pemimpin akan menjadi rujukan bagi seluruh jajaran di bawahnya.

“Jabatan itu sementara, tetapi integritas selamanya. Apa yang dilakukan dan dikatakan pemimpin akan diikuti bawahannya,” tegasnya.

Sementara itu, Sigit Budiarto menyatakan komitmennya untuk segera melakukan konsolidasi internal di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Langkah tersebut, kata dia, penting untuk memastikan keselarasan program kerja dengan visi dan misi kepala daerah.

“Kami akan mengonsolidasikan tugas pokok dan fungsi OPD guna mendukung visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati, yakni bersahaja, bersih, sehat, dan sejahtera,” ujarnya.

Sigit juga menyoroti pentingnya inovasi di tengah keterbatasan fiskal. Ia mendorong setiap OPD untuk berani melakukan terobosan agar kinerja tetap optimal dan pelayanan publik terus meningkat.

“Di tengah tekanan fiskal, inovasi menjadi keharusan. OPD harus kreatif dan berani mengambil langkah strategis demi tercapainya target kinerja,” katanya.

Selain itu, ia menekankan perlunya efisiensi dalam struktur organisasi pemerintahan. Evaluasi kelembagaan, termasuk kemungkinan penggabungan OPD dengan tugas serupa, akan menjadi bagian dari upaya peningkatan efektivitas birokrasi.

“Kita ingin struktur yang ramping tetapi kaya fungsi, sehingga pemerintahan berjalan lebih efektif, efisien, dan tetap berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Selain melantik Sekda, Bupati juga melantik dua pejabat lainnya, yakni Hermin Endah Palupi sebagai Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), serta Rejeki Eny Damayanti sebagai Kepala Subbagian Keuangan pada instansi yang sama. [Rofi]

Baca Juga :  Warga Desa Simo Madiun Antusias Terima BLT-DD