SIMEULUE, DURASI.co.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Simeulue menggelar kegiatan silaturahmi dan pertemuan kader dalam rangka kunjungan masa reses I tahun 2026 anggota DPR Aceh dari Fraksi Golkar, Iskandar.
Kegiatan berlangsung di Kantor DPD II Partai Golkar Simeulue pada Rabu, 18 Februari 2026. Acara tersebut dihadiri jajaran pengurus partai, pimpinan kecamatan, kader dari berbagai wilayah, serta sejumlah perwakilan media.
Pertemuan itu turut dihadiri Ketua Partai Golkar Simeulue, Afridawati, bersama anggota legislatif dari Partai Golkar dan para kader se-Kabupaten Simeulue. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, diawali dengan sambutan pengurus yang menekankan pentingnya menjaga silaturahmi serta memperkuat koordinasi internal partai.
Dalam sambutannya, pengurus DPD II Partai Golkar Simeulue sekaligus anggota DPRA Simeulue, Iskandar, menyampaikan bahwa momentum reses menjadi kesempatan strategis untuk mempertemukan wakil rakyat dengan struktur partai dan masyarakat secara langsung. Forum tersebut dinilai penting agar aspirasi yang berkembang di tingkat bawah dapat dihimpun dan diperjuangkan melalui jalur legislatif di tingkat provinsi.
Iskandar menjelaskan bahwa masa reses merupakan agenda wajib anggota dewan yang dilaksanakan beberapa kali dalam setahun. Tujuannya untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, mendengar keluhan, serta mengidentifikasi kebutuhan prioritas di daerah pemilihan.
“Reses bukan hanya kunjungan formal, tetapi menjadi sarana dialog terbuka. Semua masukan dari kader dan masyarakat akan dicatat dan diperjuangkan sesuai kewenangan di tingkat provinsi,” ujarnya di hadapan peserta pertemuan.
Ia juga menekankan pentingnya peran kader sebagai ujung tombak partai di lapangan. Menurutnya, kekuatan partai sangat ditentukan oleh soliditas struktur hingga tingkat desa serta kemampuan kader menjaga kebersamaan dan menghindari konflik internal.
Dalam forum tersebut, sejumlah kader menyampaikan berbagai aspirasi yang berkaitan dengan pembangunan daerah, kebutuhan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta program sosial. Aspirasi itu disampaikan secara langsung dalam sesi dialog dan tanya jawab.
Selain penyerapan aspirasi, pertemuan tersebut juga menjadi ajang konsolidasi organisasi. Para pengurus mendorong kader untuk memperkuat kerja partai di tingkat kecamatan dan desa, memperluas basis dukungan, serta meningkatkan pelayanan politik kepada masyarakat.
Target peningkatan perolehan kursi legislatif pada pemilu mendatang juga menjadi salah satu poin pembahasan. Kader diminta mulai mempersiapkan langkah strategis sejak dini, termasuk penguatan jaringan dan komunikasi dengan masyarakat.
Ketua DPD II Partai Golkar Simeulue menegaskan bahwa partai akan terus membuka ruang komunikasi antara kader dan wakil rakyat agar setiap persoalan di daerah dapat direspons secara cepat dan terukur.
Ia berharap kegiatan reses semacam ini dapat rutin dimanfaatkan sebagai wadah mempererat hubungan serta menyatukan langkah perjuangan politik.
Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama seluruh kader untuk menjaga kekompakan, memperkuat struktur partai, serta terus mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Simeulue melalui jalur legislatif. [Dahman Efendi]







