Berita  

Sinergi Pemprov Kepri-Pemkab Karimun, RSUD Kundur Dipersiapkan Naik Status Lewat BKAD Rp5,66 Miliar

Gubernur Kepri Ansar Ahmad secara simbolis menyerahkan BKAD kepada Bupati Karimun Iskandarsyah, Kamis (2/7/26).

KARIMUN, DURASI.co.id – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) menyalurkan Bantuan Keuangan Khusus (BKAD) senilai Rp5.663.448.480 kepada Pemerintah Kabupaten Karimun untuk mendukung pembangunan di berbagai sektor. Sebagian besar anggaran tersebut dialokasikan bagi peningkatan layanan kesehatan melalui rehabilitasi RSUD Tanjung Batu Kundur.

Penyerahan bantuan dilakukan Gubernur Kepri Ansar Ahmad bersama Bupati Karimun Iskandarsyah di Kundur, Kamis (2/7/2026). Bantuan tersebut menjadi bagian dari sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam memperkuat pelayanan publik.

Dari total dana yang disalurkan, sebesar Rp2.960.448.480 difokuskan untuk rehabilitasi RSUD Tanjung Batu Kundur. Program ini menjadi langkah awal untuk meningkatkan status rumah sakit dari Tipe D Pratama menjadi rumah sakit Tipe D.

Bupati Karimun Iskandarsyah mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Kepri terhadap pembangunan di daerahnya, khususnya pada sektor kesehatan.

Baca Juga :  Solidaritas Korban Penembakan, DKI Beri Warna Bendera New Zealand di JPO GBK

“Perhatian dari Provinsi melalui dana BKAD ini adalah energi tambahan bagi peningkatan mutu kesehatan kita. Rehabilitasi RSUD Tanjung Batu Kundur akan sangat krusial dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan fasilitas medis yang lebih mumpuni dan layak,” ujar Iskandarsyah.

Direktur Utama RSUD Kundur Surawan menjelaskan bahwa anggaran tersebut digunakan untuk membangun dan merehabilitasi ruang rawat inap sekaligus menambah kapasitas sebanyak 30 tempat tidur baru. Nilai pekerjaan untuk pembangunan ruang rawat inap mencapai sekitar Rp2,3 miliar.

Selain itu, lebih dari Rp700 juta dialokasikan untuk melengkapi fasilitas medis, seperti tempat tidur pasien (bed set) dan tiang infus.

“Bantuan ini bertujuan untuk jangka panjang, yakni mempersiapkan rumah sakit ini menjadi Tipe D. Syarat untuk menjadi Tipe D adalah memiliki minimal 50 tempat tidur. Saat ini kita sudah memiliki 20 tempat tidur, dan dengan tambahan 30 tempat tidur dari rehabilitasi ini, syarat tersebut sudah terpenuhi,” kata Surawan.

Baca Juga :  Karhutla Hanguskan Delapan Hektare Lahan di Inhu, Pemadaman Terus Dilakukan

Ia menambahkan, rehabilitasi tersebut juga akan meningkatkan kenyamanan pasien. Ruang rawat inap yang sebelumnya masih menggunakan kipas angin akan ditingkatkan sesuai standar Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) dengan fasilitas pendingin ruangan (AC).

Menurut Surawan, ketersediaan tenaga kesehatan seperti perawat dan bidan saat ini sudah mencukupi. Setelah status rumah sakit meningkat menjadi Tipe D, RSUD Kundur juga berpeluang memperoleh alokasi dokter spesialis sehingga masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan yang lebih lengkap tanpa harus dirujuk ke luar daerah.

Selain sektor kesehatan, dana BKAD juga disalurkan untuk mendukung pembangunan di tingkat kelurahan dan desa. Pemerintah Provinsi Kepri mengalokasikan Rp1.215.000.000 bagi kelurahan dan Rp1.488.000.000 untuk pemerintah desa.

Baca Juga :  Pemdes Lamadong II Serahkan 20 Ekor Sapi ke Masyarakat

Sebanyak 11 desa di Kabupaten Karimun menerima bantuan tersebut, yakni Desa Lubuk, Desa Sungai Sebesi, Desa Sungai Ungar, Desa Gemuruh, Desa Kundur, Desa Sawang Laut, Desa Sawang Selatan, Desa Perayun, Desa Sungai Ungar Utara, Desa Tanjung Berlian Barat, dan Desa Teluk Radang.

Dalam kunjungan kerjanya ke Karimun, Ansar Ahmad juga menyerahkan sejumlah bantuan lintas sektor, di antaranya dana hibah rumah ibadah melalui Biro Kesejahteraan Rakyat, bantuan logistik dari BPBD, serta santunan Jaminan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan bagi petani dan nelayan. Bantuan tersebut diharapkan semakin memperkuat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Karimun. [iq]