DHARMASRAYA, DURASI.co.id – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya terus mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di berbagai wilayah. Di tengah keterbatasan anggaran, Bupati Annisa Suci Ramadhani mengoptimalkan kolaborasi dengan berbagai pihak sehingga sejumlah ruas jalan yang sebelumnya rusak kini mulai diperbaiki.
Salah satu proyek yang hampir rampung berada di ruas Jalan Simpang Koto Agung–Blok C Sitiung I, Kecamatan Sitiung. Jalan sepanjang 3,8 kilometer tersebut kini telah diaspal dengan progres pekerjaan yang diklaim telah melampaui 90 persen.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Dharmasraya, Willy Kurniawan, mengatakan ruas Koto Agung–Sitiung I menjadi salah satu prioritas pembangunan karena memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas masyarakat.
“Karena mobilitas masyarakat di sini sangat tinggi, Ibu Bupati memberikan atensi khusus agar ruas ini masuk prioritas pembangunan tahun ini,” ujar Willy.
Menurutnya, pekerjaan dilakukan dengan sejumlah tahapan teknis, mulai dari rekonstruksi badan jalan di puluhan titik, penerapan metode recycling di tujuh titik, hingga patching sebelum seluruh permukaan jalan dilapisi aspal baru.
Perbaikan tersebut disambut positif masyarakat setempat. Wali Nagari Sungai Duo, Ali Amran, menilai kondisi jalan yang semakin baik akan memberikan dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi warga.
“Terima kasih kepada Ibu Bupati Annisa dan jajaran PUPR. Perbaikan jalan di kawasan perdagangan Blok B Sitiung I ini secara otomatis memotong biaya logistik dan mempercepat perputaran ekonomi warga kami,” kata Ali Amran.
Selain memanfaatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 untuk pembangunan infrastruktur, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya juga menggandeng perusahaan swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) guna mempercepat pembangunan di wilayah yang membutuhkan pembiayaan besar.
Salah satu proyek yang dikerjakan melalui skema tersebut berada di Jalan Bukit Hujan, Nagari Lubuk Besar, Kecamatan Asam Jujuhan. Melalui dukungan CSR PT TKA, dilakukan pemangkasan tanjakan ekstrem sepanjang 1.769 meter serta pembangunan jalan rigid beton untuk meningkatkan akses masyarakat.
Program serupa juga diterapkan pada pengaspalan ruas jalan Marga Makmur menuju Beringin Sakti di Kecamatan Timpeh melalui dukungan CSR PT Bina Perluas. Jalan yang menjadi jalur utama angkutan sawit itu kini dinilai lebih aman dan nyaman untuk dilalui.
Di samping itu, pembangunan infrastruktur melalui APBD juga mencakup sejumlah ruas strategis lainnya, seperti jalan di samping RSUD Sungai Dareh, ruas Pulau Punjung–Lubuk Bulang, Sungai Rumbai, serta pembangunan tiga jembatan strategis di Kabupaten Dharmasraya. Kombinasi pembiayaan dari APBD dan CSR diharapkan dapat mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan konektivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat. [Sonia]








