KEDIRI, DURASI.co.id – Penerimaan siswa baru SMPN tahun 2025, atau yang dikenal dengan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), telah dibuka. Pemerintah telah mengganti nama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menjadi SPMB mulai tahun ajaran 2025/2026. Perubahan ini bertujuan menciptakan sistem yang lebih adil dan transparan.
Berdasarkan pantauan awak media DURASI.co.id, Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Kayen Kidul pada tahun ajaran 2025/2026 menerima 140 murid, sebagaimana disampaikan Kepala Sekolah Murdaningsih pada Senin (21/07/2025).
“Untuk tahun ini, SMPN 1 Kayen Kidul cuma menerima 140 murid saja,” kata Murdaningsih.
Ia menjelaskan bahwa berkurangnya jumlah siswa dalam SPMB disebabkan oleh dua hal. Pertama, jumlah lulusan Sekolah Dasar (SD) yang menurun. Kedua, jumlah siswa SD di Kecamatan Kayen Kidul terbanyak berasal dari wilayah Bangsongan, yang letaknya lebih dekat dengan SMPN Papar. Sementara SMPN 1 Kayen Kidul lebih dekat dengan Pagu 1.
“Berkurangnya SPMB disebabkan oleh lulusan SD yang menurun dan karena siswa SD terbanyak berada di Bangsongan. Bangsongan lebih dekat ke SMPN Papar, sedangkan yang dekat dengan Kecamatan Kayen Kidul itu Pagu 1. Jadi, ya kami terima saja dan disyukuri,” imbuhnya.
Terkait prestasi, SMPN 1 Kayen Kidul pernah meraih penghargaan di bidang agama tingkat Provinsi Jawa Timur.
“Prestasi yang pernah diraih oleh SMPN 1 Kayen Kidul adalah di bidang agama tingkat Provinsi Jawa Timur pada tahun kemarin,” kata Murdaningsih.
Saat ini, jumlah murid SMPN 1 Kayen Kidul tercatat sebanyak 172 murid di kelas IX, 181 murid di kelas VIII, dan 140 murid di kelas VII.
“Jumlah murid SMPN 1 Kayen Kidul saat ini, kelas IX sebanyak 172 murid, kelas VIII 181 murid, dan kelas VII ada 140 murid,” ujar Murdaningsih. [Winarto]







