Unilak Makin Mendunia, Terima 24 Mahasiswa Internasional dari 8 Negara

Para mahasiswa Unilak Pekanbaru berfoto bersama di halaman kampus. (Foto: Dok Unilak)

PEKANBARU, DURASI.co.id – Universitas Lancang Kuning (Unilak) Pekanbaru menandai ulang tahunnya yang ke-43 dengan pencapaian membanggakan, lonjakan signifikan dalam jumlah mahasiswa internasional yang mendaftar di tahun 2025. Momentum ini sekaligus menegaskan posisi Unilak sebagai salah satu kampus yang kian diperhitungkan di tingkat global.

Wakil Rektor I Bidang Akademik, Zamzami, mengungkapkan pada Rabu (11/6/2025) bahwa Unilak secara resmi menerima 24 mahasiswa asing dari berbagai negara untuk tahun akademik ini. “Unilak makin dikenal, dari Afrika sampai Timor Leste. Ini jadi kebanggaan besar, bukan hanya untuk Unilak, tapi juga untuk Riau,” ujarnya.

Mahasiswa internasional tersebut berasal dari Nigeria, Afganistan, Sudan, Timor Leste, Madagaskar, Myanmar, Gambia, dan Uganda. Dari total 24 mahasiswa baru, 22 akan mengambil program Sarjana dan 2 lainnya akan melanjutkan ke Pascasarjana. Mereka tersebar di berbagai program studi unggulan seperti Hukum, Komputer, Ekonomi, Bahasa Inggris, Arsitektur, Pendidikan Melayu, hingga Magister Manajemen.

Baca Juga :  Desa Pangkalan Batang Barat Gelar Pesta Rakyat

Proses penerimaan ini melibatkan kerja sama erat dengan Kementerian Luar Negeri dan beberapa kedutaan besar negara sahabat. “Kami sangat berterima kasih kepada Kemenlu yang sudah membantu menyebarkan informasi. Respons dari warga negara asing luar biasa, hampir 300 orang mendaftar dan lebih dari 500 menghubungi Unilak untuk info lebih lanjut,” jelas Zamzami.

Awalnya, Unilak hanya menargetkan menerima 20 mahasiswa asing. Namun, karena tingginya minat dan kualitas para pendaftar, Rektor Junaidi memutuskan untuk menambah kuota menjadi 24.

Promosi aktif melalui media sosial juga menjadi kunci sukses penyebaran informasi ini. Menurut Zamzami, para mahasiswa internasional yang diterima telah melalui proses seleksi ketat dan memenuhi semua persyaratan akademik. “Selain itu, mereka juga akan mendapatkan bantuan biaya hidup selama menjalani kuliah di Unilak,” katanya.

Baca Juga :  Bekas Pelabuhan Pelindo Pekanbaru Akan Dijadikan Destinasi Wisata Khas Melayu

Kabar baik lainnya, Unilak masih membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk gelombang berikutnya. Tahun ini, Unilak menerapkan sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang lebih terjangkau dan transparan. Mahasiswa tidak dibebani biaya pembangunan, wisuda, ujian semester, maupun sidang skripsi. Bahkan, sejak awal pendaftaran, mahasiswa sudah mendapat jaket almamater dan kartu tanda mahasiswa. [Sukri]