Usai Terima SK, IWO Kepri Matangkan Kepengurusan dan Konsolidasi Daerah

Redaksi Durasi
Pengurus IWO Kepri menggelar rapat konsolidasi di Lim Kopi, Batam Center, Jumat (28/8/2026). Foto: Dok IWO

BATAM, DURASI.co.id – Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) periode 2026–2031 mulai menyusun langkah dengan menggelar rapat perdana bersama jajaran pengurus di Lim Kopi, Batam Center, Jumat (28/8/2026).

Rapat tersebut digelar setelah IWO Kepri menerima Surat Keputusan (SK) Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (PP IWO) Nomor 227/SK/PP-IWO/VII/2026 yang ditandatangani Ketua Umum IWO Dwi Christianto dan Sekretaris Jenderal Edi Winarto serta ditetapkan di Jakarta pada 24 Juli 2026.

Momentum tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat organisasi dan menyatukan gerak IWO di tujuh kabupaten/kota se-Kepri. Tidak ingin berhenti pada struktur kepengurusan, IWO Kepri langsung membahas sejumlah agenda strategis.

Dua pekerjaan utama menjadi perhatian, yakni merampungkan susunan kepengurusan serta membangun komunikasi dengan jajaran IWO di tujuh kabupaten/kota.

Baca Juga :  Terima Audiensi ADOB, Pjs Wali Kota Batam Dengarkan Keluhan Driver Online

Pada saat yang sama, program kerja yang merupakan turunan dari visi dan misi IWO Kepri juga mulai dimatangkan.

Ketua IWO Kepri, Aidil Fitra Nasution, mengatakan rapat perdana tersebut menjadi titik awal untuk membangun organisasi yang solid dan memiliki arah kerja yang jelas.

“Kita tidak ingin IWO hanya menjadi nama atau sekadar struktur organisasi. Harus ada gerakan dan program yang nyata. Kita ingin IWO Kepri menjadi rumah bersama bagi wartawan online, sekaligus ikut mendorong profesionalisme dan kualitas pers di Kepri,” ujar Aidil.

Ia menegaskan, konsolidasi dengan tujuh kabupaten/kota akan menjadi bagian penting dalam agenda IWO Kepri ke depan.

“Kita akan membangun komunikasi dari bawah. Tujuh kabupaten/kota harus menjadi bagian dari satu gerakan. Tidak boleh ada sekat antara provinsi dan daerah. Kita ingin semuanya berjalan bersama dengan visi yang sama,” katanya.

Baca Juga :  Dukung Rudi-Rafiq, Gerakan Suara Anak Karimun Sambut Perubahan Provinsi Kepulauan Riau

Menurut Aidil, perkembangan media digital membuat wartawan menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Oleh karena itu, organisasi wartawan juga harus mampu beradaptasi tanpa meninggalkan etika dan prinsip jurnalistik.

“Visi dan misi jangan hanya berhenti di atas kertas. Harus diterjemahkan menjadi program yang bisa dirasakan manfaatnya oleh anggota dan juga memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” tegasnya.

Rapat konsolidasi perdana tersebut dihadiri Aidil Fitra Nasution (Ketua), Andi Samsudin (Sekretaris), Hidayat (Bendahara), Rudiarjo Pangaribuan (Ketua Etik), serta para ketua bidang, yakni Ika Ratna Dewi, Damri, Iskandar, dan Eko.

Kepengurusan IWO Kepri selanjutnya akan terus dimatangkan, termasuk memperkuat komunikasi dengan jajaran di daerah sebagai bagian dari upaya membangun organisasi yang solid, profesional, dan responsif terhadap perkembangan dunia pers digital. [IWO]