Wakil Gubernur Riau Ingatkan Pentingnya Sholat Berjamaah dan Zakat

  • Bagikan
Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Natar Nasution saat tausiah di Masjid Al-Hidayah Tenayan Raya, Pekanbaru, Ahad (5/12/21). Foto: Ist

PEKANBARU, DURASI.co.id – Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Edy Natar Nasution, berikan tausiah pada masyarakat Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru, Ahad (5/12/2021) di Masjid Al Hidayah di Perumahan Kulim Permai, Tenayan Raya. 

Tausiah tersebut, dalam rangka menggalakan Gerakan Sholat Subuh Berjamaah (GSSB) bersama masyarakat yang sudah menjadi kegiatan rutinitas oleh Wagubri setiap pekan. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang Ke-39 kali dilaksanakan Wagubri di berbagai wilayah di Riau. Diantaranya, Kota Pekanbaru, Kampar, Rokan hulu dan berbagai Kabupaten lainnya secara bergiliran.

Dalam tausiahnya, Wagubri Edy Natar menyampaikan, dalam 5 tahun belakangan ini ia melihat kesadaran umat  muslim dalam menjalankan ibadah sholat berjamaah di mesjid terus meningkat. Terutama sholat subuh yang selalu ramai yang jauh meningkat dari sebelum-sebelumnya. Seperti kelompok sholat subuh berjamaah yang berada di Pekanbaru, Kabupaten Rokan hulu, Kabupaten Kampar, Kabupaten  Kepulauan Meranti, maupun diberbagai daerah Kabupaten/kota lainnya.

Merasa bangga dengan semangat masyarakat tersebut, Wagubri juga tidak lupa berpesan dan mengingatkan kepada para ustadz untuk terus memperbanyak materi tausiah yang bisa terus menambah  keinginan masyarakat untuk selalu sholat berjamaah dan berzakat.

Baca Juga :  Peringati Hari Lingkungan Hidup, Ribuan Bibit Mangrove Ditanam di Dumai

Potensi zakat yang ada di propinsi Riau cukup besar. Hasil penelitian salah seorang mahasiswa UIN SUSKA Pekanbaru beberapa waktu lalu menunjukkan angka mencapai Rp 1,8 Triliun. Sementara zakat yang baru terserap kurang dari 10 persen dari potensi yang ada.

“Saat ini Kabupaten Siak merupakan Kabupaten tertinggi yang mampu memberdayakan zakat di daerahnya yakni, mencapai Rp 15 Milyar, pada semester kedua tahun 2021ini. Kita harap ini juga menjadi contoh bagi masyarakat kita di seluruh daerah di Riau,” harapnya.

Zakat ini tambahnya, juga ada dalam alquran yang isinya selalu menggandengkan dengan sholat.

“Kita baca di dalam Al quran ada sebanyak 82 kali Allah SWT menyebut kata zakat, dan setiap kali disebutkan kata zakat selalu Allah gandengkan dengan kata sholat. Artinya begitu pentingnya menunaikan zakat ini didalam islam,” jelasnya.

Baca Juga :  Poktan Siak Berhasil Tanam Pisang di Sela Replanting Sawit

Lebih jauh kata mantan Danrem 031 Wira Bima ini menyampaikan, zakat merupakan salah satu dari rukun Islam. Sehingga jika enggan membayar zakat bisa menjadi pertanyaan pada tingkat ke Islaman sesorang. Didalam Islam ibarat pernikahan itu ada rukunnya, satu saja rukun nikah tidak dipenuhi maka nikahnya tidak sah. Begitu juga dengan sholat, ada rukunnya, satu saja rukun sholat tidak dipenuhi maka sholatnya tidak sah.

“Sekarang kita lihat ibadah haji. Ibadah haji pun ada rukunnya, salah satu rukun haji tidak terpenuhi maka hajinya juga tidak sah. Itu sebabnya berapa banyak orang yang menunaikan ibadah haji oleh keluarganya sampai harus ada yang ditandu ketika dia melakukan ibadah sa’i, karena ketika ada satu saja rukun haji yang tidak terpenuhi maka hajinya dipastikan tidak sah, sementara sa’i merupakan salah satu dari rukun haji” ujarnya.

“Kita lihat pula Khotib yang sedang melaksanakan khotbah jumat di mimbar, ada satu saja rukun khotbah yang tidak dilaksanakan, juga dapat dipastikan bahwa khotbahnya tidak sah” tuturnya.

Baca Juga :  Wagubri Sampaikan Jawaban Pemerintah Terhadap Rancangan Perda Perubahan APBD TA 2021

Sedangkan terkait rukun Iman, ada 6  rukun Iman di dalam Islam, yaitu, percaya akan adanya Allah, percaya kepada adanya Malaikat, percaya kepada kitab kitab suci yang telah Allah turunkan, percaya kepada rasul rasulnya Allah, percaya kepada hari kiamat, dan percaya kepada qodho dan qodarnya Allah. 

“Satu saja kita tidak mempercayainya maka gugurlah iman kita sebagai umat islam. Maka itu, terus kita jaga dengam baik seperti saat ini,” tutupnya.

Sebagai informasi, GSSB ke-39 yang diselenggarakan Wagubri tersebut dipimpin oleh ketua Bakomubin (Badan Koordinasi Mubalihg Indonesia) Provinsi Riau, ustadz Zulhuni Domo. Kemudian, untuk ceramah diisi oleh ustadz H Nasir AS, Sekretaris Bakomubin Provinsi Riau. Dalam ceramahnya ia mengulas tentang pentingnya sholat subuh berjamaah di mesjid sebagai amal ibadah kepada Allah SWT. (Tan)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Hak cipta dilindungi undang-undang