MEDAN, DURASI.co.id – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menerima langsung rekomendasi DPRD Kota Medan terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025.
Laporan tersebut diserahkan oleh Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen Tarigan, melalui sidang paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD Kota Medan, Selasa (28/4/2026).
Di hadapan anggota dewan yang hadir, Rico Waas menyampaikan apresiasi mendalam kepada Panitia Khusus (Pansus) dan seluruh jajaran perangkat daerah yang telah bekerja keras menuntaskan pembahasan dokumen LKPJ ini.
Ia mengakui, proses pembahasan LKPJ diwarnai dengan dinamika yang konstruktif. Namun, baginya hal tersebut merupakan bukti nyata komitmen dan sinergi antara Pemko Medan dan DPRD dalam mengawal transparansi serta akuntabilitas.
“Dinamika dalam pembahasan harus kita maknai sebagai bentuk sinergi untuk perbaikan ke depan. Rekomendasi berupa catatan strategis, saran, dan koreksi ini akan menjadi bahan evaluasi sekaligus pedoman kami untuk meningkatkan kinerja pemerintahan ke depan,” kata Rico Waas, yang hadir didampingi Sekda Kota Medan, Wiriya Alrahman.
Secara garis besar, Rico Waas menggarisbawahi dua hal utama dalam penetapan keputusan DPRD Kota Medan. Pertama, sebagai bahan evaluasi strategis. Catatan dari anggota dewan mencakup urusan desentralisasi, tugas pembantuan, hingga tugas umum pemerintahan akan diintegrasikan ke dalam kebijakan mendatang.
Kedua, penetapan rekomendasi ini, ujar Rico Waas, semakin mempertegas hubungan kemitraan yang erat demi mencapai kualitas tata kelola pemerintahan yang lebih bersih dan efisien.
“Dengan semangat kebersamaan dan komitmen kuat, kami optimistis mampu mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Rico Waas.
Terakhir, Rico Waas kembali menyampaikan ucapan terima kasih kepada anggota DPRD Kota Medan yang senantiasa mendukung program dan kebijakan Pemko Medan.
“Dukungan ini semakin memotivasi kami dalam memberikan pelayanan terbaik untuk menjawab permasalahan pembangunan kota yang ada di tengah masyarakat,” tutupnya. [Nababan]







