48 Jam Tuntas, Bupati Dharmasraya Selamatkan Akses Vital Warga Sembilan Koto

Redaksi Durasi
Ruas jalan poros Silago, Kecamatan Sembilan Koto, Dharmasraya. (Foto: Sonia/Durasi.co.id)

DHARMASRAYA, DURASI.co.id – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya bergerak cepat menangani kerusakan pada ruas jalan poros Silago, Kecamatan Sembilan Koto, yang sempat terancam putus akibat erosi dan amblas.

Penanganan di kawasan Bukik Kubang, tepatnya di atas anak sungai Muaro Ampalu, dilakukan setelah kondisi badan jalan mengalami penyempitan cukup parah pada sisi kiri dan kanan. Kondisi tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan sekaligus berpotensi mengganggu akses masyarakat dari sejumlah nagari menuju pusat Kabupaten Dharmasraya.

Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, langsung menginstruksikan jajaran teknis untuk melakukan penanganan darurat. Instruksi tersebut ditindaklanjuti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Dharmasraya dengan mengerahkan alat berat ke lokasi.

Dalam kurun dua hari, yakni 9-10 Agustus 2026, sebanyak 14 unit box culvert atau gorong-gorong beton persegi dipasang di lokasi untuk memperkuat struktur dan menopang badan jalan di atas anak sungai.

Baca Juga :  Koridor Sajunraya Diusulkan Jadi PSN, Pemprov Sumbar Targetkan Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Dharmasraya, Zakirman, didampingi Kepala Bidang Bina Marga, Willy Kurniawan, mengatakan percepatan penanganan dilakukan untuk mencegah kerusakan semakin parah dan memastikan akses masyarakat tetap terbuka.

“Penanganan ini kami lakukan secepatnya karena jalur sudah menyempit drastis di kedua sisi. Ibu Bupati Annisa Suci Ramadhani memberikan instruksi yang sangat tegas kepada kami agar segera melakukan penanganan darurat. Prioritas utama Beliau adalah memastikan kerusakan tidak meluas menjadi jalan putus yang dapat merugikan masyarakat,” ujar Zakirman saat memberikan keterangan pers di Pulau Punjung, Selasa (11/8/2026).

Menurut Zakirman, ruas jalan di Bukik Kubang memiliki fungsi penting bagi mobilitas masyarakat. Jalur tersebut menjadi akses yang menghubungkan masyarakat Nagari Silago, Banai, dan Lubuk Karak dengan pusat Kabupaten Dharmasraya.

Baca Juga :  Perkuat Kolaborasi, Pemkab Solok MoU Dengan Pemprov DKI Jakarta

Karena itu, pemerintah daerah memandang penanganan kerusakan tersebut sebagai langkah mendesak agar aktivitas masyarakat, termasuk mobilitas dan distribusi hasil bumi, tidak terganggu.

Gerak cepat pemerintah daerah mendapat apresiasi dari masyarakat Kecamatan Sembilan Koto. Penanganan yang dilakukan tidak lama setelah kondisi jalan memburuk dinilai memberikan rasa aman bagi warga yang setiap hari menggunakan ruas tersebut.

Bandaro (55), salah seorang tokoh masyarakat setempat, mengaku bersyukur atas respons cepat pemerintah daerah dalam menangani kondisi jalan di Bukik Kubang.

“Kami sangat bersyukur memiliki pemimpin seperti Ibu Bupati Annisa yang tidak hanya dikenal anggun dan baik hati, tetapi juga sangat responsif terhadap kesulitan di bawah. Begitu jalan ini amblas, tidak butuh waktu lama bagi tim kabupaten untuk datang membawa alat berat. Bagi kami yang setiap hari melewati jalur ini untuk membawa hasil bumi, kepedulian nyata dari Beliau adalah berkah luar biasa,” kata Bandaro.

Baca Juga :  Dharmasraya Mengutus Mimpi: 20 Ksatria Pendidikan Bertolak Menaklukkan Gerbang PTN Jawa

Dengan selesainya pemasangan 14 unit box culvert, kondisi badan jalan di kawasan Bukik Kubang kini dinilai lebih stabil dan aman untuk dilalui.

Penanganan darurat tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menjaga konektivitas antarkawasan sekaligus memastikan akses masyarakat di Nagari Silago, Banai, dan Lubuk Karak menuju pusat kabupaten tetap berjalan. [Sonia Chaniago]