KPAPI Gelar Lomba Angklung se-Jabodetabek

Lomba angklung se-Jabodetabek di RS Dhuafa Jampang Kemang, Bogor, Kamis (16/11/23).

BOGOR, DURASI.co.id – Dalam rangka memperingati Hari Angklung Nasional tanggal 16 November, Komunitas Penggiat Angklung Padaeng Indonesia (KPAPI) Bogor Raya mengundang siswa-siswi se-Jabodetabek untuk meriahkan Hari Angklung di Zona Madina Rumah Sakit Dhuafa Jampang Kemang, Kabupaten Bogor, Kamis (16/11/2023).

Sebanyak 24 Sekolah Dasar (SD) sampai SLTA se-Jabotabek ikut andil bagian dalam gelaran tersebut, dengan total peserta mencapai 1200 orang untuk menunjukkan kepiawaiannya dalam lomba angklung kali ini dengan berbagai katagori yang diperlombakan.

Hadir dalam acara tersebut, anggota Komisi 4 DPRD Kabupaten Bogor Sanukri, Kasi Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor Andi, Ketua Kandaga Budaya Kabupaten Bogor Ahmad Sofian, Ketua Umum Sekretaris Bersama Wartawan Media Online Seh Ahmad, Ketua Umum Pergerakan Anti Narpza (Panna) Indonesia Naftali Pesiwarissa dan Humas PWRI Bogor Raya Edi Johardin.

Baca Juga :  Sudinsos Jakarta Utara Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Pademangan Barat

Dalam sambutan pembuka, Ketua KPAPI Bogor Raya Achmad Hidayat berharap seni budaya angklung harus tetap dilestarikan dan dipertahankan.

“Agar seni budaya yang merupakan salah satu kearifan lokal tidak di ambil dan diakui oleh negara lain, dan dunia pun mengakuinya,” harap Achmad Hidayat,” ucapnya.

Ketua Kandaga Budaya Kabupaten Bogor, Ahmad Sofian mengutarakan, seni musik angklung adalah seni musik hasil budaya sunda yang sudah mendunia maka sebagai pewaris budaya musik angklung wajib melestarikan dan mengembangkan seni musik angklung.

“Kegiatan lomba musik angklung se-jabodetabek ini adalah yang ke 2 kalinya, sekaligus memperingati hari musik angklung nasional, semangat dan sukses lomba musik angklung Padaeng KPAPI bogor raya,” ucap Ahmad Sofian.

Baca Juga :  Calo Tenaga Kerja Kembali Beraksi di Tangerang, Korban Tertipu Uang Administrasi

Dalam kesempatan yang sama, anggota Komis 4 DPRD Kabupaten Bogor, Sanukri yang didaulat untuk membuka acara mengatakan, bahwa perlombaan angklung serentak ini dimainkan oleh 1.200 peserta lomba.

“Kami dari DPRD Kabupaten Bogor akan tetap mendukung segala kegiatan yang memang untuk kemajuan seni budaya asli Indonesia, khususnya angklung agar tetap bertahan di tengah-tengah modernisasi saat ini,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kasi Kebudayaan Disbudpar Kabupaten Bogor, Andi mengatakan, pihaknya akan selalu mendukung semua kegiatan khususnya seni budaya asli Indonesia.

“Tentunya kita akan senang bilamana masyarakat Indonesia mencintai budayanya sendiri, sekaligus menjaga serta mengembangkan semua seni budaya yang ada,” imbuh Andi.

Di tempat yang sama, Ketua Umum Panna, Naftali Pesiwarissa yang akrab disapa bang Navy mengatakan, bahwa sebagai relawan anti narkoba yang sangat peduli kepada generasi muda mengapresiasi lomba angklung tersebut.

Baca Juga :  Sudinsos Jakpus Kerahkan 83 Petugas P3S Selama Idul Adha

“Angklung sebagai warisan seni budaya yang harus tetap dijaga dan dikembangkan serta dilestarikan untuk anak anak didik di usia dini, dan kegiatan yang sangat positif sekaligus sebagai benteng dari pengaruh luar, antara lain terkontaminasi oleh pergaulan bebas termasuk narkoba di dalamnya,” sebutnya.

Di samping menggelar lomba angklung se-Jabodetabek, KPAPI juga melakukan kerja sama dengan Kandaga Budaya Kabupaten Bogor untuk bersama-sama membangun dan melestarikan seni budaya yang ada, agar kedepannya generasi penerus mengetahui semua Budaya yang begitu beragam yang Bangsa Indonesia miliki. (Zefferi/Jai)