Jambi  

Bupati Tanjab Barat Audiensi dengan Kemenparekraf RI di Jakarta

Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat saat audiensi dengan Kemenparekraf di Jakarta, Kamis (29/2/24).

TANJAB BARAT, DURASI.co.id – Bupati Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) Anwar Sadat kembali melakukan audiensi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI di Jakarta. Kedatangannya disambut baik oleh Sri Utari Widyastuti, Direktur Pengembangan Destinasi Regional 1 Kemenparekraf RI, Kamis (29/2/2024).

Turut hadir mendampingi Bupati, Kadisparpora, Kadis Perkim, Kadis PUPR, Kaban BKAD, Kadis Tenaga Kerja, Kadis Koperindag, Kadis DLH, Kabag Prokopim, dan Kabid Sosial Pemerintahan dan Sumberdaya Manusia Bappeda.

Bupati Tanjab Barat, Anwar Sadat dalam audiensi tersebut mengusulkan Lokpri DAK Tahun 2025 untuk pengembangan Ekowisata Mangrove Pangkal Babu. Ia menjelaskan bahwa bantuan dana DAK tersebut akan digunakan untuk menghadirkan UMKM di Wisata Mangrove, yang bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat lokal.

Baca Juga :  DPRD Sungai Penuh Studi Banding LKPJ TA 2023 ke Setdaprov Jambi

“Bagaimana caranya kami mendapatkan DAK fisik, walaupun sedikit, itu sudah membuktikan ada keseriusan pemerintah pusat untuk membantu kami,” kata Bupati.

“Oleh karena itu, kami ingin bagaimana kelanjutan mangrove tersebut agar mendapatkan bantuan berupa DAK fisik seperti pada tahun 2019 sebesar 1,7 miliar, agar Kabupaten Tanjung Jabung Barat menjadi salah satu kota wisata sekaligus sebagai pengembangan biota laut,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Sri Utari Widyastuti, Direktur Pengembangan Destinasi Regional 1 Kemenparekraf RI, mengucapkan terima kasih atas kunjungan langsung dari bupati, yang menunjukkan komitmennya yang luar biasa untuk kemajuan daerahnya.

“Kita mencoba pariwisata yang berkelanjutan. Dana DAK ada dua, DAK fisik dan DAK non fisik,” jelasnya.

Baca Juga :  Dandim 0417/Kerinci Silaturahmi ke RSU Mayjen HA Thalib

“Berdasarkan data, Tanjab Barat belum termasuk Lokpri DAK. Alangkah baiknya kita kawal bersama-sama untuk menjadi Lokpri. Kemudian perlu persyaratan yang harus disiapkan serta melengkapi kriteria,” pungkasnya. (TJB/Misdi)