PEKANBARU, DURASI.co.id – Tim SAR Gabungan resmi menghentikan pencarian Adam, bocah berusia 2 tahun yang tenggelam di Sungai Rokan, Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Keputusan ini diambil setelah tujuh hari pencarian intensif tidak membuahkan hasil.
Adam, yang tinggal di Dusun Durian Sebatang, Desa Sukadamai, Kecamatan Ujungbatu, dilaporkan hilang setelah terpeleset dan jatuh ke sungai pada Kamis (6/3/2025) sore. Hingga kini, jasadnya belum ditemukan.
Kepala Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengatakan bahwa pada hari ketujuh, penyisiran diperluas hingga sejauh 30 km. Tim juga dilengkapi dengan alat bantu dalam melakukan pencarian.
“Tim SAR Gabungan pada hari ketujuh melakukan pencarian menggunakan Aqua Eye di sekitar lokasi kejadian dan melakukan penyisiran menggunakan perahu karet ke arah hilir sungai sejauh 30 km,” kata Budi, Kamis (13/3/2025).
Ia menyebutkan, meskipun upaya pencarian telah dilakukan, korban belum juga ditemukan. Karena pencarian telah berlangsung selama tujuh hari tanpa hasil, tim akhirnya memutuskan untuk menghentikan proses pencarian karena dinilai sudah tidak efektif.
“Setelah dilakukan pencarian pada hari ketujuh, namun korban belum kunjung ditemukan. Berdasarkan kesepakatan, operasi SAR dihentikan,” sebutnya.
Meski demikian, kata Budi, pihaknya akan tetap berkoordinasi dengan unsur terkait lainnya jika ada informasi mengenai keberadaan korban. Basarnas juga siap siaga untuk melakukan evakuasi jika diperlukan.
Untuk diketahui, Adam tenggelam pada pukul 16.00 WIB, Kamis (6/3/2025) sore. Sebelum kejadian, korban diketahui tengah bermain bersama saudaranya di pinggir sungai. Namun nahas, ia terpeleset dan jatuh ke sungai.
Penulis: Ismail
Editor: Indra








