Program Serapan Gabah Kering Panen oleh Babinsa dan Bulog untuk Kesejahteraan Petani

Babinsa Koramil 07/Ampelgading, Serda Teguh Abdullah meninjau panen gabah baru-baru ini. (Foto: Prapto-Durasi.co.id)

PEMALANG, DURASI.co.id – Babinsa Koramil 07/Ampelgading, Serda Teguh Abdullah, bersama perwakilan Bulog, Ali Muktiono, turut berperan dalam meningkatkan kesejahteraan petani melalui program Serapan Gabah Kering Panen.

Sebelumnya, Babinsa Koramil 07/Ampelgading telah menyelesaikan panen gabah sebanyak 10.358 kg dari lahan seluas 2 hektare.

“Program Serapan Gabah Kering Panen ini merupakan kolaborasi antara TNI AD dan Bulog, sebagai langkah strategis dalam mendukung petani untuk meningkatkan hasil panen serta menjaga keberlangsungan usaha pertanian mereka,” kata Serda Teguh Abdullah, Sabtu (5/4/2025).

Peran Babinsa dan Bulog sangat penting dalam program ini, terutama dalam peningkatan produksi dan pemasaran gabah. Melalui pendampingan dan bimbingan kepada petani, diharapkan mereka dapat menguasai teknik pertanian yang lebih baik sehingga hasil panen menjadi lebih optimal.

Baca Juga :  Apel Siaga Pengawasan Tahapan Kampanye Pemilu 2024: Memastikan Keadilan dan Kualitas Demokrasi

“Selain itu, program ini juga memberikan dampak positif jangka panjang bagi para petani. Salah satunya adalah adanya jaminan pasar untuk hasil panen dengan harga Rp6.500 per kilogram, sehingga mereka tidak kesulitan dalam menjual gabahnya,” ujarnya.

Hal ini tentu memberikan kepastian pendapatan bagi petani, sekaligus mendorong peningkatan produktivitas pertanian mereka.

“Program ini juga bertujuan mengurangi risiko kerugian akibat fluktuasi harga pasar. Bulog sebagai mitra strategis memberikan akses pasar yang stabil dan harga yang kompetitif, yang pada akhirnya menjaga keberlanjutan usaha pertanian serta mendorong pengembangan lahan pertanian yang dimiliki petani,” jelasnya.

Tidak hanya bermanfaat bagi petani, program Serapan Gabah Kering Panen juga berdampak positif bagi masyarakat sekitar melalui peningkatan daya beli dan pertumbuhan ekonomi lokal. Program ini turut berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan nasional dengan memastikan ketersediaan bahan pangan yang cukup dan stabil.

Baca Juga :  Ekspor Perdana PT Teng Fei Glory Indonesia, Sepatu Produksi Kota Tegal Tembus Pasar Eropa

“Keterlibatan TNI AD dan Bulog dalam program ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Untuk menjamin keberlanjutan program ini, diperlukan langkah-langkah lanjutan seperti pendampingan berkelanjutan kepada petani dalam menerapkan praktik pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, serta peningkatan akses distribusi yang efisien.

“Kerja sama yang solid antara TNI AD, Bulog, petani, dan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam menjaga keberlangsungan program Serapan Gabah Kering Panen. Diharapkan, program ini terus memberikan manfaat nyata bagi petani, masyarakat lokal, dan ketahanan pangan nasional,” tandasnya.

Penulis: Prapto
Editor: Indra