SMPN 8 Kelemantan Gelar Sosialisasi Disiplin, Anti-Bullying, dan Etika Berlalu Lintas

Para narasumber, Kepala SMPN 8 Bengkalis, guru, dan Pj Kades Kelemantan berfoto bersama usai kegiatan sosialisasi, Sabtu (10/5/2025). Foto: Fadil-Durasi.co.id

BENGKALIS, DURASI.co.id – SMP Negeri 8 Bengkalis yang berada di Desa Kelemantan menggelar kegiatan sosialisasi bertema kedisiplinan sekolah, pencegahan bullying, dan etika berlalu lintas, Sabtu (10/5/2025). Kegiatan ini menghadirkan Bripka Nandra Marden, Bhabinkamtibmas Desa Kelemantan, sebagai narasumber.

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran siswa dan guru tentang pentingnya disiplin dalam kehidupan sekolah serta membangun pemahaman akan bahaya bullying dan pentingnya tertib berlalu lintas.

Kepala SMPN 8 Bengkalis dalam sambutannya meminta siswa-siswi menyimak dengan serius materi yang disampaikan. Ia berharap kegiatan ini membawa dampak positif bagi perilaku siswa sehari-hari.

Bripka Nandra dalam pemaparannya menekankan empat aspek utama kedisiplinan sekolah, yakni disiplin waktu, disiplin belajar, disiplin berpakaian, dan disiplin menjaga lingkungan. “Disiplin bukan hanya soal aturan, tetapi membentuk karakter dan tanggung jawab dalam keseharian siswa,” ujarnya.

Baca Juga :  Ayo Ramaikan, Karang Taruna Desa Simpang Ayam Gelar Pesta Rakyat Dalam Rangka HUT RI ke-78

Ia juga mengingatkan pentingnya menaati aturan lalu lintas, terutama bagi siswa yang sudah menggunakan kendaraan bermotor. “Gunakan helm standar, lengkapi kendaraan dengan spion dan knalpot sesuai ketentuan, serta pastikan memiliki SIM dan STNK,” kata Nandra.

Terkait bullying, Nandra mengajak siswa memahami dampak serius dari tindakan tersebut. “Bullying adalah perilaku merugikan yang harus dihindari. Sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi semua,” ujarnya.

Penjabat (Pj) Kepala Desa Kelemantan, Ruzini, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah dan kepolisian atas inisiatif tersebut.

“Sosialisasi seperti ini sangat penting untuk membentuk generasi yang tertib, beretika, dan saling menghargai. Semoga siswa-siswi bisa menerapkan materi ini dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Ruzini.

Baca Juga :  Dua Remaja Luka-Luka Usai Diduga Terlibat Pembegalan di Bina Widya Pekanbaru

Penulis: Fadil
Editor: Aliman