BATAM, DURASI.co.id – Harga telur ayam ras di Batam masih bertahan di level tinggi dalam beberapa bulan terakhir. Di sejumlah pasar tradisional, harga per papan berkisar antara Rp58.000 hingga Rp65.000.
Di Pasar Tos 3000 Jodoh, harga telur dipatok Rp58.000 per papan. Pedagang, Ranjani, menjelaskan bahwa pasokan dari distributor datang dengan harga tinggi selama dua bulan terakhir.
“Harga telur tidak turun-turun. Harga di sini termasuk tinggi karena mengikuti harga agen,” katanya, Sabtu (15/11/2025).
Fenomena serupa juga terjadi di Pasar SP Plaza Batuaji, di mana harga bergerak antara Rp60.000 hingga Rp62.000. Pedagang, Endi, menyebutkan meski penjualan tetap ramai, keuntungan yang diperoleh pedagang relatif kecil.
“Ambil dari distributor mahal, jadi jualnya juga harus ikut harga tinggi. Pembeli juga banyak yang bilang kenaikan ini terjadi di banyak tempat, bukan hanya di sini,” ungkapnya.
Sementara itu, di Pasar Botania Batam Center, harga telur ukuran besar tembus Rp65.000 per papan. Pedagang, Isal, menyatakan telur ukuran jumbo menjadi yang paling diminati.
“Telur besar cepat habis, jadi harganya lebih tinggi. Sedangkan telur ukuran kecil lebih murah sedikit karena berasal dari Medan,” katanya.
Di sisi lain, harga di ritel grosir modern sedikit lebih rendah dan stabil di kisaran Rp55.000 per papan. Namun, ritel modern yang tersebar di Batam menjual telur hingga hampir Rp75.000 per papan, atau sekitar Rp24.800 untuk kemasan berisi 10 butir.
Beberapa pembeli mengaku cukup terbebani dengan kenaikan harga telur. “Saya biasanya membeli telur untuk kebutuhan rumah tangga setiap hari, sekarang harus menyesuaikan belanjaan karena harganya mahal,” ujar Rina, warga Batam Center.
Agus, warga Batuaji, mengeluhkan kenaikan harga telur yang terus terjadi. “Harga naik terus, apalagi kalau beli dalam jumlah banyak. Kami harus pintar-pintar memilih tempat belanja,” katanya.
Penulis: Christina
Editor: Indra








