ACEH TAMIANG, DURASI.co.id – Matahari pagi di Dusun Keluarga, Desa Air Tenang, mungkin belum sepenuhnya menghapus sisa pilu banjir bandang yang baru saja berlalu. Namun, di sepanjang aliran parit desa, suasana lesu itu berganti dengan deru semangat.
Suara cangkul yang beradu dengan lumpur pekat menjadi simfoni kerja bakti yang menghangatkan suasana di Kecamatan Karang Baru, Minggu (25/1/2026).
Babinsa Koramil 02/Karang Baru, Koptu DA Nasution, tampak berdiri di tengah kubangan lumpur. Ia tidak sendiri. Di sampingnya, para prajurit dari Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Yon Armed 17/RC bahu-membahu bersama warga desa. Tubuh mereka mungkin kotor oleh sisa sedimen banjir, namun semangat yang terpancar jauh lebih bersih daripada sekadar penampilan fisik.
Bagi warga Desa Air Tenang, parit bukan sekadar saluran air. Parit merupakan urat nadi yang menentukan kenyamanan permukiman mereka. Pascabanjir bandang, parit tersebut tersumbat total oleh timbunan lumpur dan sampah padat yang, jika dibiarkan, dapat menjadi ancaman kesehatan sekaligus memicu potensi banjir susulan.
“Kami bergerak cepat membersihkan lumpur yang menumpuk ini. Targetnya sederhana, tetapi penting, yaitu memastikan aliran air kembali lancar menyusuri permukiman warga,” ujar Koptu Nasution di sela kegiatan.
“Lumpur akibat banjir bandang ini cukup tebal, tetapi dengan kerja sama, beban ini terasa lebih ringan,” tambahnya.
Lebih dari Sekadar Gotong Royong
Kehadiran TNI di tengah masa pemulihan ini memberikan dampak psikologis yang besar bagi masyarakat. Kelelahan warga seolah terbayar saat melihat para prajurit berseragam loreng terjun langsung ke selokan tanpa ragu. Kerja keras ini tidak hanya membersihkan infrastruktur, tetapi juga membantu meredakan trauma warga, sekaligus menumbuhkan harapan dan semangat baru untuk bangkit.
Aparat desa dan masyarakat setempat menunjukkan antusiasme yang tinggi. Meskipun kondisi desa masih dalam tahap pemulihan fisik, kebersamaan ini membuktikan bahwa solidaritas merupakan fondasi terkuat dalam menghadapi bencana.
Apresiasi dan Harapan
Dukungan penuh mengalir dari warga Dusun Keluarga. Bagi mereka, kehadiran Koramil 02/Karang Baru dan Yon Armed 17/RC bukan sekadar bantuan tenaga, melainkan wujud kepedulian yang nyata.
“Kegiatan seperti ini sangat baik. Tidak hanya membersihkan parit, tetapi juga mendorong kami sebagai warga untuk kembali peduli terhadap infrastruktur lingkungan sendiri. Saya sangat mendukung peran aktif TNI di tengah masyarakat,” ungkap salah seorang warga dengan nada haru.
Sinergi yang terbangun di Desa Air Tenang menjadi potret nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Di tengah kesulitan warga, TNI hadir sebagai bagian dari solusi, membersihkan sisa bencana dan membangun kembali harapan. [Andre]







