ACEH TAMIANG, DURASI.co.id – Guna memperkuat budaya keselamatan kerja di lingkungan proyek, PT Wijaya Karya (WIKA) melalui foreman Zulham Efendi menggelar kegiatan safety briefing bagi para karyawan. Kegiatan tersebut dipusatkan di halaman Gedung SKB Karang Baru, Aceh Tamiang, Jumat (17/4/2026).
Dalam pelaksanaannya, Zulham Efendi tidak sendiri. Ia didampingi Fayeed Abizar selaku officer safety PT WIKA dari tim Health, Safety, and Environment (HSE) wilayah tugas Kecamatan Karang Baru untuk memberikan arahan teknis yang komprehensif. Kehadiran tim HSE ini bertujuan memastikan setiap prosedur keselamatan yang disampaikan sesuai dengan standar regulasi perusahaan.
Kegiatan yang dikenal sebagai toolbox meeting ini dilaksanakan saat para pekerja hendak menyelesaikan jam kerja. Waktu tersebut dipilih secara strategis sebagai momen evaluasi setelah para karyawan berjibaku membersihkan material lumpur sisa banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada akhir tahun 2025.
Zulham Efendi menjelaskan bahwa inti dari safety briefing ini adalah menanamkan pemahaman mendalam mengenai risiko kerja. Menurutnya, pemahaman yang baik akan membuat karyawan lebih waspada dalam menghadapi tantangan di lapangan, terutama saat mengoperasikan alat berat di area rawan.
Selain itu, edukasi ini dirancang agar para pekerja mampu mengambil tindakan pencegahan secara mandiri sebelum kecelakaan terjadi. Karyawan diajarkan untuk mengenali tanda-tanda bahaya sekecil apa pun sehingga tercipta lingkungan kerja yang aman dan meminimalkan potensi insiden fatal.
Lebih lanjut, Zulham menekankan bahwa komitmen terhadap keselamatan bukan hanya soal teknis saat bekerja, tetapi juga mencakup kedisiplinan terhadap prosedur. Hal ini meliputi penggunaan alat pelindung diri (APD) yang lengkap serta koordinasi antartim yang solid guna menghindari kesalahan komunikasi di lapangan.
Salah satu poin penting yang ditegaskan dalam pertemuan tersebut adalah aspek housekeeping atau kerapian area kerja. Zulham mengingatkan agar setiap pekerja memastikan area proyek ditinggalkan dalam kondisi bersih dan aman guna menjamin keselamatan bersama saat kembali bertugas pada hari berikutnya.
Berdasarkan pengamatan di lokasi, sejumlah unit alat berat dan armada dump truck tampak terparkir rapi sebagai bagian dari fasilitas pendukung kerja. Penutupan hari dengan briefing ini menjadi jaminan bahwa seluruh personel dapat pulang ke rumah masing-masing dalam keadaan sehat dan selamat. [Andre]
Prioritaskan K3, PT WIKA Gelar Safety Briefing Pascapembersihan Lumpur di Aceh Tamiang







